Menampilkan 97–112 dari 350 hasil

Add to Wishlist

Humor Seru Seputar Pemilu

Buku ini mengisahkan cerita-cerita yang dibalut  “humor” tentang dunia perpolitikan yang dikisahkan dengan sangat jenaka. Banyak cerita yang sangat lekat dengan kehidupan sehari-sehari di masyarakat. Makna yang tersirat dari cerita-cerita dalam buku ini sangat bagus bagi para pembaca, terutama bagi para masyarakat yang akan menghadapi masa-masa hajatan pemilu.

Add to Wishlist

Ibu & Ayah Terhebatku

Buku cerita bergambar ini hadir untuk menjadi teman belajar yang seru dan menyenangkan bagi adik-adik yang duduk di bangku SD/MI di seluruh Indonesia. Buku ini berisi lima cerita seru tentang kehidupan Rahma dan Latif bersama orang tua mereka yang hebat. Dalam setiap cerita, kalian akan menemukan banyak pelajaran tentang adab yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, buku ini juga mengenalkan kearifan lokal dari daerah Temanggung, supaya anak-anak tahu dan mencintai budaya daerah sendiri.

Add to Wishlist

Ilmu Alamiah Dasar

Ilmu Alamiah Dasar adalah salah satu mata kuliah yang memperkenalkan konsep-konsep dasar alamiah. Melandasi pengetahuan dalam mengkaji, dan menerapkan pengetahuan lainnya, terkhusus pada penyelesaian masalah, teori maupun konsep ilmu yang berkaitan dengan alam. Ilmu Alamiah Dasar merupakan sebuah ilmu yang mengkaji tentang gejala alam semesta, termasuk yang terjadi di muka bumi ini. Buku Ilmu Alamiah Dasar ini tidak hanya membahas gejala alam. Namun, menguraikan juga mahluk serta isi bumi itu sendiri. Menelaah lahirnya pengetahuan hingga pemanfaatan teknologi. Buku ini juga memuat pengetahuan lingkungan mulai dari sumber daya hingga isu lingkungan yang terjadi.

Add to Wishlist

Inovasi dan Transformasi untuk Masyarakat Berkelanjutan: Kumpulan Gagasan Multidisiplin

Buku “Inovasi dan Transformasi untuk Masyarakat Berkelanjutan: Kumpulan Gagasan Multidisiplin” merupakan kontribusi penting dalam menjawab tantangan global menuju keberlanjutan. Dalam era perubahan yang cepat, diperlukan inovasi dan transformasi yang berakar pada kolaborasi lintas disiplin ilmu. Buku ini menghadirkan perspektif yang beragam dari para pemikir, akademisi, dan praktisi, menjadikannya relevan untuk pembuat kebijakan, peneliti, dan masyarakat luas. Setiap bab dalam buku ini menyajikan wawasan mendalam tentang inovasi teknologi, pendekatan sosial, dan kebijakan yang dirancang untuk menciptakan solusi yang inklusif dan berkelanjutan. Selain itu, gagasan yang dikemukakan memberikan inspirasi bagi pembaca untuk terlibat aktif dalam membangun masa depan yang lebih hijau dan adil.

Add to Wishlist

INTEGRASI BUDAYA JAWA DAN NILAI-NILAI ISLAM MENURUT SULTAN AGUNG

Buku ini mengajak pembaca menelusuri jejak panjang perjumpaan Islam, tasawuf, dan Kejawen dalam tradisi intelektual serta budaya Jawa. Berangkat dari khazanah pustaka Jawa dan pemikiran tasawuf klasik, khususnya ajaran Ibnu ‘Arabi, buku ini mengungkap bagaimana konsep-konsep metafisis Islam—seperti hakikat wujud, insan kamil, tajalli, dan kesatuan Tuhan, manusia, serta alam semesta—mengalami proses dialektika dengan kearifan lokal Nusantara.

Kajian ini semakin diperdalam melalui pembacaan kritis terhadap naskah Serat Sastra Gending, karya monumental pada masa Sultan Agung Hanyokrokusumo. Sultan Agung ditampilkan bukan hanya sebagai penguasa politik, tetapi juga sebagai pemikir spiritual dan kultural yang berhasil merumuskan konsepsi integratif antara Islam dan tradisi Jawa. Integrasi tersebut tampak dalam berbagai aspek kehidupan sosial, budaya, hukum, hingga simbol-simbol spiritual seperti huruf, penanggalan, ritus Sekaten, serta ajaran manunggaling kawula Gusti.

Dengan pendekatan historis, filosofis, dan filologis, buku ini menawarkan refleksi mendalam tentang harmoni Islam–Jawa sebagai sebuah proses kreatif yang kaya makna. Karya ini menjadi rujukan penting bagi pembaca yang tertarik pada studi Islam Nusantara, tasawuf, kebudayaan Jawa, serta dinamika integrasi nilai-nilai spiritual dalam konteks lokal.

Add to Wishlist

Integrasi Iman dan Kebebasan

Buku ini menyajikan analisis mendalam tentang pemikiran Abdul Karim Soroush, dengan fokus khusus pada konsepnya tentang “pemerintahan agama yang demokratis”. Melalui pembacaan yang cermat dan komprehensif, karya ini tidak hanya menguraikan gagasan-gagasan utama Soroush, tetapi juga mengeksplorasi akar-akar filosofisnya, konteks sosio-politik yang melatarbelakangi pemikirannya, dan implikasinya terhadap wacana politik Islam kontemporer. Dengan memadukan analisis tekstual, kontekstual, dan komparatif, buku ini menawarkan pemahaman yang holistik tentang bagaimana Soroush menavigasi kompleksitas hubungan antara ajaran Islam dan tuntutan demokrasi modern.

Buku ini juga mengeksplorasi kesesuaian antara nilai-nilai Islam dan prinsip-prinsip demokrasi, menggunakan pemikiran Soroush sebagai lensa untuk menganalisis isu ini. Dengan meneliti konsep-konsep seperti syura (musyawarah), ijma (konsensus), dan ijtihad (penalaran independen) dalam tradisi Islam, karya ini menunjukkan adanya fondasi yang kuat untuk mendukung praktik-praktik demokratis dalam masyarakat Muslim. Analisis ini tidak hanya memperkaya pemahaman kita tentang fleksibilitas dan adaptabilitas ajaran Islam, tetapi juga membuka jalan untuk mengembangkan model pemerintahan yang secara bersamaan menghormati nilai-nilai Islam dan prinsip-prinsip demokrasi modern. Salah satu aspek penting dari karya ini adalah pembahasannya tentang implikasi pemikiran Soroush terhadap isu-isu kontemporer seperti hak asasi manusia, kebebasan beragama, dan pluralisme.

Buku ini menawarkan perspektif baru dalam memahami tantangan dan peluang yang dihadapi masyarakat Muslim dalam mengadopsi nilai-nilai universal ini. Ditujukan untuk beragam pembaca, mulai dari akademisi dan mahasiswa hingga pembuat kebijakan dan aktivis sosial, buku ini menjanjikan kontribusi penting dalam memahami salah satu isu paling krusial yang dihadapi masyarakat Muslim di era globalisasi.

Add to Wishlist

INTERAKSI SOSIAL Fenomena Miskonsepsi pada Mata Pelajaran IPS Kelas VIII

Buku ini dapat dijadikan acuan dalam pembelajaran di sekolah pada tingkat dasar sampai menengah guna lebih memperhatikan tingkat pola konsep Ilmu Pengetahuan Sosial untuk anak, dan untuk Pendidikan tinggi sebagai rujukan dalam menstimulus penelitian sejenis dalam mengetahui tingkat miskonsepsi khususnya dalam bidang Ilmu Pengetahuan Sosial sebagai landasan pengembangan konsep IPS. Buku ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan mendukung kelancaran bagi mahasiswa dan dosen Jurusan Pendidikan IPS dalam melakukan kegiatan pembelajaran yang bermakna.

Add to Wishlist

IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) dalam Perspektif Islam

Buku ini adalah sedikit dari upaya menghormati dan memuliakan Allah SWT dan Rasul-Nya Muhammad SAW, bahwa ajaran yang Beliau bawa (Islam) adalah warisan yang diamanahkan untuk disyi’arkan dan didakwahkan dalam bentuk apapun, termasuk di dalamnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan motivasi seperti ini maka penulis mencoba memasukkan ayat-ayat Alqur’an yang membicarakan tentang fenomena alam dan krakteristik makhluk hidup, dimana hal tersebut juga dibahas dalam ilmu eksakta (Ilmu tentang manusia dan alam) misalnya Biologi, Fisika, Kimia, Astronom, Geografi, Geologii dll. Walaupun disadari bahwa ilmu pengetahuan hari ini adalah sebuah deskripsi sementara, sedangkan ayat-ayat Alqur’an adalah sesuatu yang langgeng, kekal, lebih luas dan lebih dalam dari ilmu pengetahuan yang ditemui manusia, tetapi ayat-ayat Alqur’an yang dimasukkan dalam pembahasan ilmu eksakta hendaklah dibahasakan atau diberi komentar dalam catatan kaki, bahwa isi kandungan dari ayat-ayat Alqur’an itu bukan hanya mengandung makna sebagaimana muatan ilmu eksakta hari ini, tetapi makna ayat-ayat itu yang lebih mendalam dan lebih luas lagi adalah ditangan Allah SWT yang lebih mengetahuinya.

Add to Wishlist

Irasionalitas Politik dan Kultural Carok

Buku ini menyajikan gambaran Carok dan mempelajari kekhasannya di empat kabupaten di Madura. Intinya, aktivitas carok dianggap sebagai kekerasan kultural dan bersifat struktural. Pelaku Carok dianalisis dengan konsep maskulinitas dengan perwujudan kekerasan simbolik. Pola hidup Patriarkhi dan ketimpangan gender juga muncul dalam mengkaji sebab akibat danya aktivitas Carok. Nilai yang mendasari carok adalah nilai yang menjadi pedoman dalam bersikap, bertindak, berperilaku. Nilai-nilai ini menjadi norma dalam membuat keputusan untuk melakukan aktivitas carok. Ada nilai rasional dan irrasionalitas dalam carok. Etnik Madura sebagai pewaris Carok tidak dapat dipisahkan dengan adanya kehidupan agamis yang berlandaskan budaya patriarkhi. Selama ini telah banyak cara pandang untuk menjelaskan carok dan mencari rumusan solusi untuk menghentikan aktivitas carok. Namun dengan buku ini kita mendapatkan perspektif dan gambaran secara detil mengenai carok sebagai sebuah aktivitas kompleks dan penuh kekerasan. Kompleksitas kekerasan carok itu menunjukkan adanya kekerasan simbolik, kekerasan struktural, maskulinitas dan ketimpangan gender.

Add to Wishlist

ISLAM DAN BUDDHA SEBAGAI SOLUSI STRESS GENERASI Z

Generasi Z adalah generasi yang tumbuh dalam era penuh kebebasan, informasi, dan ekspektasi. Namun di balik kecepatan akses dan kebebasan berekspresi, terdapat stres, kecemasan, dan tekanan sosial yang tak terlihat. Buku ini hadir sebagai refleksi atas kegelisahan tersebut, menelusuri jalan spiritual sebagai upaya penyembuhan jiwa yang lelah.

Melalui pendekatan psikologis, sosiologis, dan komparatif, penulis mengeksplorasi dua pendekatan terapi spiritual: Dzikir dan Salat dari ajaran Agama Islam, serta Kebaktian dan Meditasi dari ajaran Agama Buddha. Keduanya menawarkan ruang hening yang penuh makna, di mana batin diajak kembali pada keheningan dan keutuhan.

“Dalam pikiran, segalanya bermula. Apa yang kita pikirkan, itulah yang akan kita jadi. Jika pikiran jernih, maka kebahagiaan akan mengikuti seperti bayangan yang tak pernah meninggalkan tubuh. Kedamaian datang dari dalam, maka jangan mencarinya dari luar. Akar dari penderitaan adalah keterikatan, maka bebaskanlah dari keterikatan tersebut.” -Siddhartha Gautama Buddha.

“Jika kamu tidak memiliki kemampuan mengendalikan apa yang terjadi, belajarlah mengendalikan diri dalam merespon apapun yang terjadi. Mengendalikan diri dengan selalu bersikap positif  dan berprasangka baik terhadap semua yang terjadi. Kata perngersa Abah Aos mah masalah hidup jangan di Pikirin, tapi di Dzikirin.” -KH. Budi Rahman Hakim Al-Aamiin, MSW., Ph.D.

Buku ini bukan hanya sebuah penelitian akademik, tetapi juga sebuah undangan untuk kembali menyentuh inti terdalam dari spiritualitas: ketenangan, kesadaran, dan kebermaknaan. Di tengah dunia yang gaduh, semoga tulisan ini menjadi nafas yang menenangkan, terutama bagi mereka yang sedang mencari arah di tengah gelombang hidup yang tak menentu.

Add to Wishlist

ISLAM DI GORONTALO

Buku Islam di Gorontalo menghadirkan jejak panjang perjalanan Islam di tanah Hulontalo, sejak fase awal Oluhuta, proses Islamisasi oleh Sultan Amai, perjumpaan dengan para pedagang Muslim, hingga kiprah Sultan Eyato yang mengokohkan Islam sebagai identitas utama masyarakat. Di dalamnya juga tersaji kisah Gorontalo menghadapi ekspedisi bangsa Eropa, lahirnya spirit nasionalisme, hingga dinamika Islam kontemporer yang hidup dalam tradisi, organisasi keagamaan, dan pesantren. Dengan pendekatan historis, kultural, dan religius, buku ini mengungkap bagaimana Islam menjadi fondasi sosial sekaligus sumber inspirasi peradaban Gorontalo, yang berpijak pada kearifan lokal namun tetap terhubung dengan jaringan Islam di Nusantara dan dunia.

Add to Wishlist

Islam di Krimea

Menurut legenda, Islam telah masuk ke Krimea pada abad ke-7, namun mulai berkembang lebih luas pada abad ke-13. Berbagai studi terkait Islam di Krimea telah memperkaya pengetahuan kita terkait Krimea sebagai suatu ‘kawasan multikultural’ yang dihuni oleh sekian banyak suku-bangsa sejak masa lalu, dan Krimea sebagai “pusat spiritual” tidak hanya oleh Kristen Ortodoks di masa Vladimir I yang berdampak pada Kristenisasi Kekaisaran Kievan Rus, tapi juga menjadi ‘pusat kebudayaan’ etnik Tatar yang tinggal di situ, yang oleh diidentifikasi sebagai etnik Tatar Krimea—orang Tatar yang tinggal di Krimea di bawah Kekhanan Krimea selama hampir 350 tahun.

Signifikansi buku ini terdiri dari dua ranah, yakni akademis dan secara praktis. Secara akademis, buku ini memperkaya studi-studi yang telah ada terkait keislaman di Semenanjung Krimea, keislaman Tatar Krimea, atau yang saya sebut secara umum sebagai ‘Islam di Krimea’. Secara praktis, buku ini berguna sebagai informasi bagi masyarakat dunia tentang sejarah dan perkembangan Islam di kawasan semenanjung di Eropa Timur tersebut.

Add to Wishlist

Islam in Crimea

According to legend, Islam entered Crimea in the 7th century, but began to develop more widely in the 13th century. Studies on Islam in Crimea have enriched our knowledge of Crimea as a ‘multicultural region’ inhabited by many ethnic groups since the past, and Crimea as the ‘spiritual centre’ not only of Orthodox Christianity during the time of Vladimir I, which resulted in the Christianisation of the Kievan Rus’ Empire, but also the ‘cultural centre’ of the ethnic Tatars living there, who are identified as Crimean Tatars-the Tatars who lived in Crimea under the Crimean Khanate for almost 350 years.

The significance of this book is both academic and practical. Academically, the book enriches existing studies on Islam in the Crimean Peninsula, Crimean Tatar Islam, or what I refer to generally as ‘Islam in Crimea’. Practically speaking, this book is useful as information for the world community about the history and development of Islam in this peninsula region in Eastern Europe.

Add to Wishlist

JAKUB H.S PRAJURIT KKO MARINIR

Jakub H.S lahir di sebuah desa kecil di Sidoarjo, tumbuh dari keluarga sederhana dan menempuh jalan panjang sebagai prajurit Korps Komando (KKO) Angkatan Laut.
la terjun dalam berbagai operasi penting negara: menumpas DI/TII, Operasi Trikora di Irian Barat, hingga menjaga perbatasan dalam Konfrontasi Indonesia-Malaysia.
Namun di balik seragam dan disiplin militernya, Jakub adalah sosok yang tenang, jujur dan hidup dengan nilai sederhana yang diwariskan ibunya: hidup jangan sampai merepotkan orang lain. Usai pulang bertugas, ia kembali ke desa dan memilih mengabdikan diri lewat kegiatan sosial, menjadi bagian dari masyarakat dan menata hidup sebagai warga yang membangun dari bawah.
Kisah ini merekam perjalanan seorang prajurit yang tidak mencari sorotan, tetapi meninggalkan jejak pengabdian yang dalam. Sebuah potret tentang keberanian tanpa riuh, kesetiaan pada tanah kelahiran dan perjalanan manusia biasa yang hidupnya menyimpan sejarah besar.

Add to Wishlist

Jalan Terabas Menuju Tuhan Corak Teologi Pemikiran Gus Miek

Melalui pengamalan yang sederhana dan tidak mengikat, pemikiran Jalan Terabas Gus Miek, diharapkan seluruh ritual keagamaan yang didirikannnya dapat diakses oleh semua kalangan, tanpa batas harta; mikin atau kaya, atau pengetahuan; bodoh atau pintar, karena bagi Gus Miek yang terpenting adalah kemauan mendekat kepada Tuhan dan konsistensi dalam menuju-Nya.

Terhadap Teologi dalam Islam, corak pemikiran Gus Miek cenderung beraliran Asy’ariah (bercorak tradisional), yang cara berfikirnya didasarkan pada metode tekstual. Hal ini dapat diketahui melalui persoalan tentang Iman dan Akhirat (Al-Īmān wa Al-Yaum Al-Ākhir), Janji dan Ancaman (Al-Wa’d Wa al-Wa’ῑd), dan Perbuatan Manusia (Af’al Al-‘Ibād) dalam saripati pemikiran dan laku Gus Miek. Gus Miek hanya menggunakan aliran Mu’tazilah (bercorak rasional), yang cara berfikirnya didasarkan pada rasio atau akal, untuk memberikan semangat bahwa penghargaan (Al-Tsawāb) atas usaha manusia menuju Tuhan (beribadah) kelak akan mendapatkan balasan yang setimpal. Dengan begitu, usaha Gus Miek mengajak umatnya dari berbagai kalangan, khususnya para pelaku maksiat menjadi sukses alias ramai diikuti oleh masyarakat (umat), baik masyarakat tradisional maupun masyarakat modern.