Menampilkan 289–304 dari 350 hasil

Add to Wishlist

Segregasi & Toleransi: Ketahanan Sosial Kaum Marginal

Buku ini menggali fenomena urbanisasi dan segregasi sosial dalam konteks perkembangan perkotaan modern, dengan fokus pada Gading Serpong sebagai studi kasus. Penulis menjelaskan bagaimana urbanisasi mempengaruhi struktur masyarakat dan menciptakan kesenjangan sosial yang mendalam. Konsep inklusivitas dan modal sosial diuraikan sebagai elemen penting untuk membangun masyarakat yang lebih adil dan harmonis di tengah proses perubahan urban yang pesat. Bagian pertama buku ini membahas tentang masyarakat, inklusivitas, dan modal sosial yang membentuk interaksi sosial dalam perkotaan. Selanjutnya, dibahas tentang marginalitas, ruang, dan toleransi, yang menjadi tantangan dalam menciptakan lingkungan yang ramah bagi semua lapisan masyarakat. Toleransi dan ketahanan sosial (resiliensi) menjadi kunci dalam mempertahankan keharmonisan dalam masyarakat yang semakin plural. Buku ini kemudian berfokus pada Gading Serpong, sebuah kota yang berkembang pesat, dan bagaimana segregasi serta polarisasi sosial terjadi di sana. Penulis juga mengungkap peran broker dalam memperburuk atau mungkin memperbaiki kondisi sosial tersebut. Di akhir, buku ini membahas pentingnya inklusivitas dan ketahanan sosial dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut di Gading Serpong.

Add to Wishlist

Sejarah Nasional Indonesia Periode Kerajaan Hindu, Budha, dan Islam

Buku ini menjadi sumber referensi yang bisa digunakan dengan baik oleh mahasiswa dan juga pembaca. Selain itu, buku ini juga bertujuan untuk menambah wawasan dalam pembelajaran khususnya untuk pembelajaran Sejarah Nasional Indonesia bagi para pembaca dan juga bagi penulis. Pembahasan dalam buku mengacu pada materi yang ada dalam Rencana Pembelajaran Semester pada mata kuliah Sejarah Nasional Indonesia. Materi yang dijabarkan di buku ini meliputi teori masuknya Hindu, Budha dan Islam serta sejarah kerajaan-kerajaan Hindu, Budha dan Islam yang ada di Indonesia.

Add to Wishlist

SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM

Buku ini disusun secara sistematis dalam 16 bab yang dirancang untuk membimbing pembaca memahami evolusi pemikiran ekonomi Islam secara kronologis dan tematik. Dimulai dari pembahasan konsep dasar dan metodologi, kemudian menyelami kondisi ekonomi masyarakat Arab Pra-Islam sebagai konteks historis awal. Pembahasan kemudian bergerak menuju fondasi utama yang diletakkan pada masa Nabi Muhammad SAW dan Khulafaur Rasyidin, yang menjadi model ideal praktik ekonomi Islam.

Pembaca akan diajak menjelajahi masa keemasan peradaban Islam, di mana para ilmuwan seperti Abu Yusuf, Al-Mawardi, Al-Ghazali, Ibnu Taimiyyah, dan Ibnu Khaldun mencurahkan pemikiran mereka yang sangat visioner, tidak hanya untuk zamannya tetapi juga relevan untuk dikaji pada masa kini. Periode kemunduran dan stagnasi pun tidak luput dari pembahasan sebagai sebuah pelajaran berharga, sebelum akhirnya menyaksikan kebangkitan kembali dan institutionalisasi ekonomi Islam pada abad ke-20 dan ke-21, dengan lahirnya bank syariah, lembaga keuangan modern, dan standardisasi global.

Add to Wishlist

Sejarah Peradaban dan Pemikiran Pendidikan Islam

Buku ini disusun untuk memberikan wawasan yang komprehensif mengenai perkembangan peradaban Islam serta pemikiran pendidikan Islam dari masa klasik hingga era modern. Buku ini terbagi menjadi dua bagian utama yang masing-masing mengulas aspek yang berbeda namun saling melengkapi.

Bagian Pertama dari buku ini berfokus pada Sejarah Peradaban Islam. Bab I hingga Bab VII membahas secara mendalam sejarah peradaban Islam mulai dari masa Rasulullah SAW dan para sahabat, perkembangan pendidikan Islam pada zaman kekhalifahan, hingga sistem pendidikan tradisional dan modernisasi dalam pemikiran pendidikan Islam. Setiap bab dirancang untuk memberikan pemahaman yang holistik tentang bagaimana peradaban Islam berkembang dan berkontribusi terhadap pembentukan pendidikan Islam yang kita kenal saat ini. Bagian Kedua menguraikan Sejarah Pemikiran Pendidikan Islam dari berbagai perspektif ulama dan tokoh penting. Bab VIII hingga Bab XVIII mengulas pemikiran pendidikan Islam menurut Rasulullah SAW, para sahabat, serta para ulama klasik dan kontemporer, seperti Imam Ibnu Sina, Imam Ibnu Khaldun, Imam Muhammad Abduh, hingga tokoh-tokoh modern seperti Imam Tariq Ramadan dan Syafruddin Amir. Bagian ini bertujuan untuk menelusuri evolusi pemikiran pendidikan Islam yang terus berkembang dan relevan hingga masa kini.

Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi mahasiswa, akademisi, serta semua pembaca yang tertarik untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang sejarah peradaban dan pemikiran pendidikan Islam.

Add to Wishlist

SEMARANG LEMAHE AMBLES: Membangun Pengetahuan Sosial dari Pengalaman Sehari-hari Warga tentang Amblesan Tanah di Pesisir Semarang

“Amblesan tanah itu seperti Anda bermain tetris. […] [Ketika] Anda kehilangan air, selangkah demi selangkah, tanah Anda akan tenggelam, atau tanah Anda ambles. Tidak terlalu cepat seperti tetris, tentu saja, tapi perlahan-lahan ia bergerak turun karena kehilangan air dan [air] tidak terisi kembali dengan cepat. Jadi, Anda tetap kehilangan air dan [tanah] menjadi tidak stabil.” -Thomas Putranto, Akademisi Universitas Diponegoro.

“Problem sekarang itu tanah memang turun. Tanggul tambak ambles, diuruk lagi. Ambles lagi. Ditambah abrasi, tanah ambles, makanya rob terus masuk. Lalu tanggul jebol, ikan hilang, hanyut. Petambak rugi, lalu menjual tambak-tambak ke perusahaan. Yang terjual sudah lebih dari 80%.”-Mujtahid, Warga Mangunharjo.

Add to Wishlist

Seni Berpikir Kritis

Buku ini tidak bermaksud menjelaskan semuanya secara konseptual. Saya hanya ingin bercerita saja, karena ini berangkat dari kegelisahan saya selama ini bahwa ternyata masih ada yang tidak pas dari cara berpikir kita. Tentu saja ini dalam perspektif saya. Maka, sosok Socrates, Sang Pemikir Besar yang pernah dimiliki dunia, dihadirkan di buku ini sebagai respon terhadap masih maraknya ‘pembungkaman’ kebebasan berpikir di zaman ini, yang bahkan masih terjadi di ruang-ruang kelas. Sehingga akhirnya melahirkan generasi yang pasif dengan cara pandang yang tidak kritis.

Socrates hanya ‘orang biasa’, dituduh meracuni pikiran kaum muda ketika itu, hingga ia harus mati meminum racun. Jasadnya memang mati, namun tidak untuk pemikiran filosofisnya. Pemikiran kritisnya tetap hidup dan terus dibahas oleh para cendekiawan, karena teknik eclenchus tetap relevan hingga kini di tengah zaman digital yang banjir informasi.

Kita bisa belajar darinya tentang bagaimana dialog bisa melahirkan tidak hanya sikap, namun juga pemikiran yang kritis. Bukan kritis yang mencari-cari kesalahan, pun soal anti atau hal yang kontradiktif. Namun kita tahu dan sadar sepenuhnya bahwa ada hal-hal lain yang belum pas, kemudian kita pertanyakan lagi. Mempertanyakan berarti mengerti bahwa ada sesuatu yang perlu dikaji ulang, diperjelas dan dikomunikasikan kembali. Sederet pertanyaan dalam diskusi rasional yang disiapkan membawa kita pada praktik berpikir kritis, hingga melahirkan jawaban dan bukti yang pasti dan menjadi dasar kita mengambil kesimpulan atau keputusan.

Add to Wishlist

SENI BERTAHAN DI RIMBA BIROKRASI

Birokrasi. Mendengar satu kata itu, apa yang terlintas di benak Anda? Mungkin tumpukan kertas yang menggunung, prosedur yang berbelit-belit, atau citra sebuah mesin raksasa yang bergerak lamban dan kaku. Selama bertahun-tahun, dunia birokrasi memang sering kali dipandang sebelah mata, dianggap sebagai dunia yang dingin dan tidak manusiawi.

Semua kisah yang terangkum di sini disajikan dengan balutan humor. Tujuannya tidak pernah bermaksud menyinggung individu atau institusi mana pun. Humor adalah cara terbaik untuk melakukan autokritik, sebuah cermin untuk melihat absurditas dan kekurangan kita bersama tanpa perlu merasa dihakimi.

Pada akhirnya, buku ini adalah sebuah undangan: undangan untuk menertawakan diri sendiri, untuk merenung, dan untuk melihat dunia birokrasi dari sudut pandang yang berbeda. Semoga, melalui tawa dan refleksi ini, kita bisa menemukan celah-celah kecil untuk perbaikan, agar dunia birokrasi menjadi lebih baik ke depannya.

Add to Wishlist

Seni Lukis Lirisme dan Gerakan Seni Rupa Baru Indonesia

Buku berjudul “Seni Lukis Lirisisme dan Gerakan Seni Rupa Baru Indonesia” ini mengkaji perkembangan sejarah seni rupa modern Indonesia dengan fokus pada dialektika antara Seni Lukis Lirisisme dan Gerakan Seni Rupa Baru Indonesia (GSRBI) dalam rentang waktu 1966–1979. Kajian ini berangkat dari pemahaman bahwa praktik seni tidak dapat dipisahkan dari konteks sosial, politik, ekonomi, dan budaya yang membentuknya. Seni lukis lirisisme dipahami sebagai manifestasi paradigma humanisme universal dengan keberagaman gaya, yang menekankan kebebasan ekspresi personal, eksplorasi emosi, dan kecenderungan estetis, yang berkembang kuat pada awal masa Orde Baru. Sebaliknya, GSRBI hadir sebagai kritik terhadap estetisme tersebut dengan mengusung paradigma estetik baru, dan ungkapan berbagai konsep yang lebih kontekstual, kritis, dan berpihak pada persoalan sosial-politik aktual.

Buku ini menggunakan pendekatan sejarah sosial seni serta kerangka teoretis multidisipliner (sosiologi, politik, dan budaya), didukung oleh studi pustaka, analisis artefak karya seni, serta sumber lisan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pergeseran paradigma estetik dari lirisisme menuju seni rupa baru bukan hanya perubahan gaya visual, melainkan juga refleksi perubahan kesadaran sosial, struktur dunia seni, dan relasi kuasa dalam kebudayaan Indonesia modern.

 

Add to Wishlist

Seputih Bunga Kaca Piring

Kumpulan kisah ini terangkai menjadi sebuah romansa yang terjalin sarat makna. Sebuah romantika kehidupan yang memang tak pernah luput dari rinai nestapa dan rintik bahagia. Ada tawa yang bersenandung meskipun tak jarang bulir netra ikut berkidung. Kumpulan tulisan ini murni hasil imajinasi. Keseluruhan setting dan nama tokoh merupakan khayalan, jika ada kesamaan hanya bersifat kebetulan belaka. Semoga hadirnya tulisan sederhana dalam kumpulan cerita pendek ini bisa bermanfaat bagi kita, terutama menjadi pengingat bahwa kebaikan, ketulusan, dan keikhlasan akan selalu bermuara pada kebahagiaan.

Add to Wishlist

Seraphim: Mbah Putri dan Bapatua

Buku ini adalah hasil eksplorasi kreatif dari penulis yang berhasil merajut dunia fantasi penuh makna dengan nuansa mitologi dan spiritualitas yang mendalam. Dalam setiap lembar halaman, pembaca diajak menjelajahi kisah tentang perjuangan, pengorbanan, dan pencarian jati diri di tengah badai kehidupan yang diwarnai oleh elemen-elemen mitologis yang kaya. Karakter-karakter seperti Mbah Putri, Gazal, Eliyah, dan para makhluk laut menjadi cerminan nilai-nilai universal yang menyentuh hati. Kami percaya bahwa karya ini bukan sekadar bacaan hiburan, tetapi juga sebuah perjalanan batin yang menginspirasi dan mengajak refleksi diri. Kisahnya sarat dengan pesan-pesan kehidupan yang relevan bagi segala usia.

Add to Wishlist

Seraphim: Seva Esteria

Buku ini menceritakan tentang Seva Esteria, hanya sedikit orang yang tahu namanya. Ia hidup seperti legenda, bahkan banyak orang tak percaya bahwa ia benar-benar pernah hidup di dunia. Sosoknya bak mitos lantaran hampir tak ada orang yang percaya dengan bakat yang dimilikinya. Ia adalah orang yang paling cemerlang dan mempesona di zamannya. Bila kini orang asing dengan namanya, itu tak lain karena segala ambisinya telah mengakibatkan bencana kemanusiaan yang harus dicegah terulang di masa depan. Sebegitu bengis kejahatannya, sampai namanya harus hilang dalam catatan sejarah. Namun segala usaha untuk membunuhnya tak sepenuhnya berhasil. Seva Esteria akan tetap hidup abadi di alam suara.

Add to Wishlist

Serunya Bermain Peran

Melalui contoh profesi pemadam kebakaran, anak-anak usia dini dapat belajar bahwa kepedulian, kerja sama, dan berbagi merupakan nilai-nilai yang sangat penting dalam membentuk masyarakat yang berdaya, saling mendukung, dan peduli terhadap kepentingan bersama. Buku ini membahas tentang bagaimana mengurus jenazah korban kebakaran yang dirangkum dalam refleksi topik pembelajaran, sebuah rangkaian cerita “bermain peran”. Cerita lengkap dalam bentuk video dapat disaksikan melalui channel Youtube: https://www. youtube.com/watch?v=s3Ki3EdSjCc&t=44s. Semoga buku ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi pembaca dalam mengeksplorasi topik yang dibahas.

Add to Wishlist

Simfoni Alam dan Spiritualitas dalam Seni Arsitektur Masjid

Kegiatan arsitektur merupakan salah satu aktivitas produktif yang paling berdampak signifikan terhadap lingkungan alami dan menghabiskan banyak sumber daya alam. Data menunjukkan bahwa 50% dari sumber daya global digunakan untuk konstruksi dan pemanfaatan bangunan, yang pada gilirannya memperbesar jejak ekologis manusia di bumi. Mengingat dampak yang begitu besar, penting untuk melakukan kajian mendalam mengenai eco-spirituality dalam konteks arsitektur. Eco-spirituality mengajak seseorang untuk tidak hanya melihat bangunan sebagai objek fisik, tetapi juga sebagai entitas yang terhubung dengan lingkungan dan nilai-nilai spiritual. Pendekatan ini mendorong integrasi antara keindahan estetika, keberlanjutan, dan harmoni dengan alam, serta mendorong arsitektur yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menyadari dan menghormati hubungan manusia dengan alam.

Sementara masjid sebagai tempat peribadatan umat Islam sangat memiliki kemungkinan besar untuk menjadi pusat penyebaran semangat dan spiritualitas yang mendukung pelestarian lingkungan, baik dari segi fasilitas dan desain arsitekturnya, maupun program dan kegiatan yang diselenggarakan oleh masjidnya. Masjid al-Irsyād Bandung, sebagai objek bahasan, menawarkan contoh yang unik danmenarik dalam mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dengan prinsip-prinsip keberlanjutan lingkungan. Hal ini penting dalam konteks modern saat ini, di mana isu-isu lingkungan semakin mendesak untuk ditangani dengan pendekatan yang holistik. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi baru dalam bidang ilmu arsitektur dan keislaman, serta menjadi acuan bagi pengembangan konsep arsitektur yang lebih ramah lingkungan dan berakar pada nilai-nilai spiritual.

Add to Wishlist

Sinkretisme Hindu-Muslim di Pegayaman Bali

Buku ini bertujuan menunjukkan pengalaman keagamaan dan khidupan secara sinkretis antara umat Hindu dan Muslim di Desa Peggayaman Bali dalam kebudayaan dominan.Selain mengidentifikasi tipologi praktik sinkretisme, tulisan ini juga menunjukkan model adaptasi melalui kebudayaan dominan yang digunakan dalam menghadapi perbedaan agama, budaya dan tradisi. Sinkretisme dalam aktivitas sosial kegamaan membutuhkan keterbukaan dan pemahaman yang mendalam. Sehingga sinkretisme dalam aktivitas sosial keagamaan melahirkan tradisi baru yang membutuhkan adaptasi. Dengan kata lain, tulisan ini menguji bahwa dibalik praktik sinkretisme agama-agama, ternyata membutuhkan suatu pendekatan kedaerahan yang melekat dan dijadikan pijakan dalam setiap tarikan nafas kehidupan masyarakatnya.

Buku ini memperlihatkan bahwa sinkretisme antara agama dan falsafah hidup, budaya dan budaya, bahkan tradisi dengan tradisi lain, menjadi faktor signifikan dalam menghadirkan sinkretisme berbasis pada pada filosofi kedaerahan. Umat muslim di Pegayaman tidak merasa canggung dalam meminjam istilah bahkan menyamakan proses ritualnya dengan umat Hindu. Demikian juga umat Hindu tidak merasa dirugikan dengan digunakannya terminologi-terminologi Hindu dalam aktivitas ritual umat Islam. Semua membaur begitu saja didasarkan pada ajaran leluhur yang oleh masyarakat Pegayaman disebut dengan “base meme”. Kecintaan dan penghormatan kepada ibu inilah yang membuat kedua umat beragama yang berbeda serasa seperti seagama.

Add to Wishlist

Sistem Politik Indonesia

Buku yang ada di tangan para pembaca ini adalah salah satu karya penting kepustakaan tentang politik, yang berjudul Sistem Politik Indonesia. Di antara arti penting buku ini, seperti disinggung di muka, adalah upaya penulisnya untuk mengharmonisasikan implementasi gugus tugas penyelenggara Negara dengan hirup-pikuk kehidupan warga negara. Di samping itu, karya ini dapat dipandang sebagai bahan utama pemahaman masyarakat terutama mahasiswa dan para pegiat politik-pemerintahan untuk menggawangi setiap langkah gerak dalam proses pembangunan Negara.

Dengan adanya buku ini, masyarakat Indonesia yang sudah akrab dengan wacana politik semakin dapat memahami baik secara teoritik maupun praktis dalam mengejawantahkan sistem politik yang dibangunnya dalam mencapai Indonesia yang adil dan sejahtera. buku ini dapat menjadi guiden dan pengantar yang bagus bagi mereka yang akan menempuh politik sebagai jalan kiprahnya membangun bangsa, di tengah derasnya arus resiprokal gerakan politik yang cenderung hipokrit.

Add to Wishlist

Siswanto Meniti Jalan Demokrasi

Buku ini adalah refleksi dari perjuangan, dedikasi, dan komitmen sebagai seorang aktivis yang kemudian bertransformasi menjadi anggota legislatif. Kisah perjalanan dimulai dari pergerakan dan pergolakan aktivisme di jalanan, saya melihat dan merasakan langsung berbagai problem kepentingan yang dialami masyarakat. Keinginan untuk memperjuangkan hal itulah yang membawa saya terlibat dalam berbagai gerakan sosial. Buku ini bukan hanya sekadar catatan perjalanan hidup, tetapi juga sebuah harapan bahwa setiap orang yang tidak peduli latar belakangnya, dapat membuat perubahan yang berarti.