Pendidikan Islam untuk anak usia dini memiliki akar yang kuat dalam ajaran agama, yang memandang anak sebagai amanah suci dari Allah dan investasi berharga bagi masa depan umat. Teks-teks suci seperti Al-Qur’an dan Hadis Nabi Muhammad SAW, baik secara eksplisit maupun implisit, memberikan arahan mengenai urgensi mendidik anak sejak kecil, bahkan sebelum kelahirannya, dengan menanamkan konsep tauhid (keesaan Allah), akhlak mulia, serta pengenalan dasar-dasar syariat. Oleh karena itu, pendidikan Islam bagi anak usia dini bukan sekadar pelengkap, melainkan suatu keniscayaan yang bertujuan untuk membentuk generasi yang beriman teguh, bertakwa, berakhlak karimah, serta siap secara optimal menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Pendidikan anak usia dini dalam perspektif Islam memiliki tujuan yang jauh melampaui sekadar pengembangan kognitif atau fisik semata, la merupakan upaya sistematis dan berkelanjutan untuk membentuk individu yang utuh, yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan terampil secara praktis, tetapi juga kokoh dalam keimanan, luhur dalam akhlak, serta sadar akan perannya sebagai hamba Allah dan khalifah di muka bumi
Korupsi ibarat penyakit dan virus yang menempel pada diri manusia yang memberikan kerugian besar baik dari diri pelaku hingga masyarakat secara luas bahkan korupsi menjadikan bangsa dan negara menjadi hancur dan tidak bisa maju akibat dari golongan manusia yang serakah sehingga negara menjadi banyak hutang ke luar negeri untuk memulihkan.
Tindakan korupsi dapat dicegah dengan maksimal sejak usia dini yaitu dengan pendidikan karakter di sekolah hingga upaya preventif tindak korupsi termasuk diperguruan tinggi, hal ini dikarenakan perguruan tinggi merupakan mercusuar dalam regenerasi masa depan bangsa yang disiapkan untuk kemajuan negara ini. Termasuk nilai-nilai aswaja seperti nilai tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), nilai tasamuh (toleran) dan nilai I’tidal (adil) merupakan hal sangat yang sangat urgen untuk diimplementasikan masyarakat di Indonesia terutama dalam pencegahan dan penindakan kasus korupsi. yang merupakan modal dan dasar penting dalam membangun para pemuda dalam pencegahan anti korupsi. Oleh karena itu dengan dipublikasikan buku “Pendidikan Anti Korupsi Aswaja” ini diharapkan memberikan sumbangsih dalam memberikan karakter sejak dini untuk selalu berupaya melakukan pencegahan korupsi dimanapun dan kondisi apapun.
Pendidikan inklusi menjadi urgen dihadirkan dengan berbagai pertimbangan. Seperti ketidakadilan terhadap anak-anak yang berhambatan belajar, wujud dari pendidikan untuk semua (PUS), dan sebagai kewajiban negara/pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan amanat UUD 1945. Namun, pendidikan inklusi saja tidak cukup, karena kita dihadapkan dengan tantangan ketidakadilan terhadap gender, anak-anak penyandang disabilitas, dan juga ketidakadilan sosial sehingga dibutuhkan inklusi sosial.
Buku berjudul Pendidikan Inklusi berbasis GEDSI (Gender Equality, Disability and Social Inclusion) ini merupakan buku hasil riset yang diperuntukkan semua pendidik (dosen/guru), tutor, pegiat pendidikan inklusi, yang selama ini masih kurang memahami konsep GEDSI secara mendalam. Buku ini diperuntukkan untuk semua insan pendidikan di mana saja berada dengan tujuan agar lebih peduli terhadap pendidikan saudara-saudara kita yang kurang beruntung dalam berbagai hal.
Buku ini lahir dari kerinduan akan kebijaksanaan yang mulai pudar, ketika pendidikan kadang hanya terukur oleh nilai, bukan oleh keluhuran budi dan ketinggian akhlak. Padahal, sejatinya tujuan pendidikan adalah menumbuhkan manusia yang utuh yang berilmu sekaligus beradab, yang mampu mengenali dirinya, sesamanya, dan Tuhannya.
Dalam kearifan Jawa, tersimpan mutiara nilai yang tak lekang oleh waktu. Ungkapan seperti “Ajining diri saka lathi”, “ajining raga saka busana”, atau “Jer basuki mawa beya,” mengajarkan kita tentang tanggung jawab, kesantunan, dan pengorbanan. Nilai-nilai itu indah dengan pesan Al-Qur’an, yang menuntun manusia menuju akhlak mulia dan keseimbangan hidup.
Buku Pendidikan Ruhani Tijaniyah dalam Keteladanan Muqaddam Madura karya Dr. Iwan Kuswandi menghadirkan potret mendalam tentang perjalanan spiritual para muqaddam Tarekat Tijaniyah di Madura. Melalui rangkaian biografi yang kaya akan nilai keteladanan, pembaca diajak menyelami jejak perjuangan, jaringan sanad, serta dinamika pendidikan ruhani yang tumbuh dalam tradisi pesantren. Lebih dari sekadar dokumentasi sejarah, buku ini menjadi sumber inspirasi bagi siapa saja yang ingin menapaki jalan spiritual dengan penuh makna dan keberkahan.
Buku ini membahas tentang dasar-dasar pengantar akuntansi yang mencakup beragam materi dan teori tentang akuntansi. Sejarah akuntansi terus berkembang sejalan dengan perkembangan bisnis, teknologi, dan kebutuhan informasi keuangan yang semakin kompleks. Perkembangan ini mencakup standar baru, metode pencatatan yang lebih efisien, dan pendekatan yang lebih komprehensif dalam mengelola keuangan akuntansi suatu entitas bisnis seperti UMKM ataupun lainnya. Buku ini sangat bagus untuk digunakan sebagai bahan referensi dalam kegiatan pembelajaran.
Buku ini merupakan hasil kolaborasi pengetahuan, pengalaman, dan pemikiran dari para pakar dan praktisi hukum terkemuka dalam negeri. Buku ini bertujuan untuk membimbing pembaca, mulai dari pengenalan konsep dasar hingga pemahaman mendalam tentang berbagai aspek hukum yang berkembang dalam masyarakat Indonesia. Dengan pendekatan yang holistik, kami memadukan berbagai disiplin ilmu seperti sejarah, sosiologi, politik, dan ekonomi untuk merangkai narasi yang menyeluruh dan berkesinambungan. Melalui bab-bab yang tersusun sistematis, pembaca akan diantar dalam perjalanan yang menarik untuk menjelajahi esensi filosofis, sejarah perkembangan, serta aplikasi praktis dari hukum Indonesia dalam konteks global yang semakin terintegrasi. Kami yakin bahwa buku ini akan menjadi sahabat setia bagi mahasiswa, praktisi hukum, serta para pemikir dan pengambil kebijakan yang berkepentingan dalam menggali potensi dan tantangan hukum di tanah air.
Buku ini terbagi ke dalam tiga bagian utama. Bagian pertama, Fondasi Hukum Indonesia, mengulas konsep dasar hukum, sumber-sumber hukum, asas-asas fundamental dalam sistem hukum nasional, serta perjalanan historis sistem hukum di Indonesia, mulai dari hukum adat, pengaruh kolonial, hingga pembaruan konstitusional. Bagian kedua, Struktur Hukum Indonesia, membahas klasifikasi sistem hukum, posisi Indonesia dalam tradisi civil law, lembaga-lembaga penegak hukum, dan struktur kekuasaan kehakiman, termasuk peran konstitusi dan mekanisme pembentukan peraturan perundang-undangan. Bagian ketiga, Dinamika Hukum Indonesia, menyajikan isu-isu aktual yang relevan dengan perkembangan hukum dewasa ini, seperti globalisasi hukum, penegakan hak asasi manusia, pembaruan legislasi nasional, serta pendekatan-pendekatan filosofis dan sosiologis dalam praktik hukum.
Mata kuliah Psikopatologi memiliki peran krusial dalam perkuliahan keilmuan Psikologi, karena membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam mengenai berbagai bentuk perilaku abnormal, gangguan psikologis, penyebab, dan intervensi yang dilakukan untuk menangani gangguan tersebut. Modul ini terdiri atas beberapa materi yang disusun secara sistematis. Materinya antara lain: Pengantar abnormalitas; Pendekatan dalam Psikopatologi; Asesmen dan Diagnosis; Gangguan Psikologis seperti stress, kecemasan, obsesif-kompulsif, somatoform, disosiatif, suasana perasaan, adiksi, makan, tidur, psikotik, skizofrenia, kepribadian, pengendalian impuls, gender, seksualitas, perilaku abnormal dalam perkembangan dan penuaan; Isu hukum dan Etik.
Penyusunan modul ini tentunya tidak terlepas dari keterbatasan. Oleh karena itu, penulis sangat terbuka terhadap saran dan masukan yang membangun guna penyempurnaan di masa mendatang. Semoga modul ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam memahami permasalahan dan gangguan psikologis secara menyeluruh.
SMAN 1 Matauli Pandan dikenal sebagai sekolah yang paling banyak diminati oleh calon siswa karena keunggulannya. Sebagian besar alumni sekolah ini diterima di perguruan tinggi negeri juga di perguruan tinggi kedinasan. Keunggulan dari sekolah ini diperoleh salah satunya adaalah karena kualitas guru-guru SMAN 1 Matauli Pandan yang sangat baik. Buku ini membahas tentang bagaimana upaya pengembangan keprofesian guru yang bercermin pada perkembangan SMAN 1 Matauli Pandan. Buku ini menjabarkan tentang elemen penting dalam pengembangan keprofesian guru berkelanjutan. Juga menggambarkan tentang persepsi guru terhadap pengembangan keprofesian berkelanjutan, implementasi pengembangan keprofesian berkelanjutan, serta potret pengembangan keprofesionalisme guru di SMAN 1 Matauli Pandan. Harapannya buku ini dapat berkontribusi sebagai model bagi guru lain dalam mengembangkan Keprofesian Berkelanjutan Guru di sekolah masing-masing.
Buku ini memaparkan tentang model pembelajaran berbasis mulitple inteligences yang dikemas dengan teks yang mudah untuk dipahami. Model pembelajaran berbasis multiple inteligences pada pembelajaran matematika merupakan salah satu jenis model yang mengakomodasi perbedaan karakteristik siswa yakni perebedaan kecerdasan dominannya. Dengan demikian model pembelajaran matematika berbasis kecerdasan inspirasi dan assessment for learning memiliki keunggulan dibanding model lain dalam hal pencapaian hasil belajar. Semoga buku ini dapat memberikan sumbangsih keilmuan dan penambah wawasan bagi siapa saja yang memiliki minat terhadap pembahasan tentang Monograf Model Pembelajaran Matematika berbasis Multiple Inteligences.
Konsep buku ini berasal dari pemikiran tiga jurnalis senior yang berdomisili lintas benua, Pasifik, Asia dan Eropa yang menghabiskan lebih dari 14 tahun pengalaman meliput isu Papua. Pada awalnya kami rencanakan menjadi penggalan script film untuk perusahaan film tapi gagal karena situasi. Lembaran tulisan jurnalistik tidak mampu menggambarkan realitas kondisi masyarakat Papua dengan bebas. Menulis buku sastra adalah pilihan yang memberi kebebasan mengungkap data dan fakta yang tidak ditemukan dalam jenis tulisan lain dan kami memilih cara ini.
Perempuan membawa cerita, namun tidak semua cerita tertulis dalam tinta yang sama. “Perempuan Sejuta Kepahitan” lahir dari rasa ingin menelusuri perjalanan seorang perempuan— May—yang hatinya terus menapak pada jalan berliku kehidupan, dari benih harapan yang lembut hingga gelombang kepahitan yang tak pernah reda.
May lahir dalam kesendirian; ia tidak tinggal bersama kedua orang tuanya dan belajar menahan rindu yang tak pernah usai sejak kecil. Ia menjalani pertunangan dini karena takut pada bisikan mitos yang menghantuinya, dan hatinya remuk ketika sahabatnya merenggut sang kekasih. Hidupnya pun semakin rumit: dituduh sebagai pembunuh, menikah tanpa dikaruniai anak, dan akhirnya ditinggal suami yang dicintainya.
Novel ini bukan sekadar kisah tentang duka, tetapi juga tentang ketabahan yang lembut seperti cahaya fajar, keberanian menatap kenyataan dengan mata yang tak gentar, dan kemampuan menemukan sinar di balik gelap yang menyesakkan. Pembaca akan diajak menyusuri lorong-lorong pesantren yang sunyi, menyelami rahasia yang tersembunyi di balik senyum, dan merasakan luka yang menggores tidak hanya tubuh, tetapi juga jiwa.
Buku sederhana dan mungkin juga sepele ini sebagian kumpulan tulisan saya yang pada mulanya berserakan di media-media online, baik lokal maupun nasional. Kumpulan tulisan ini berawal dari kegelisahan seorang manusia biasa yang terbatas, karena keterbatasan itu yang akhirnya menuntun saya untuk bebas, dalam menulis misalnya. Selain itu, keterbatasan itu tak hanya saya miliki seorang, melainkan kita semua: manusia.
Keterbatasan manusia yang kita miliki tersebut pada akhirnya menjadi menarik untuk ditelanjangi dan tak akan habis-habisnya dibicarakan. Dari kalangan filsuf, ilmuwan, saintis, pemuka agama, semua selalu terdapat pembahasan tentang manusia dan segala persoalannya. Mulai dari kecemasan, kesepian, atau hal-hal kecil lainnya yang nyatanya dapat menggurita menjadi hal besar dan berpengaruh cukup besar pula bagi kehidupan, baik individu maupun hidup bersama. Sehingga, sebuah alternatif atau cara pandang lain dalam menjalani hidup menjadi batu pijakan yang membuat buku ini berjabat tangan dengan pembaca sekalian.
Buku ini terdiri atas tujuh bab. Bab 1 membahas tentang konsep wisatawan. Bab 2 memuat tentang teori perilaku dan perilaku wisatawan. Bab 3 membahas tentang teori motivasi dan motivasi wisatawan. Bab 4 fokus kepada persepsi dan harapan wisatawan. Teori kepuasan dan kepuasan wisatawan menjadi bahasan berikutnya (bab 5) dilanjutkan dengan pembahasan tentang teori kebutuhan dan kebutuhan wisatawan (bab 6). Buku ini diakhiri dengan pembahasan tentang penanganan keluhan wisatawan (bab 7) sebagai bab penutup.
Materi buku ini diharapkan bisa digunakan sebagai bahan bacaan oleh mahasiswa dalam proses perkuliahan untuk mata kuliah Perilaku Wisatawan. Selain itu, bagi siapa pun yang tertarik dengan topik tentang wisatawan, khususnya terkait dengan perilaku mereka, buku ini diharapkan bisa dijadikan sebagai salah satu bahan diskusi.
Permata yang Tersembunyi adalah kumpulan kisah yang lahir dari hati para murid, keluarga, dan mereka yang pernah disentuh cahaya keteladanan Kiai Maktum Jauhari. Melalui puluhan fragmen kenangan—dari nasihat yang lembut hingga ketegasan yang membentuk karakter—pembaca diajak menyelami sosok ulama yang menjaga ilmu dengan tawadhu’, memimpin dengan kejernihan hati, dan mencintai murid-muridnya dengan kasih seorang ayah.
Setiap halaman menghadirkan potret Kiai Maktum yang manusiawi—guru yang sabar, pemimpin visioner, murabbi ruhani, dan teladan integritas. Kisah-kisah ini tidak hanya menuturkan perjalanan hidup beliau, tetapi juga menyingkap nilai-nilai yang diwariskannya: keikhlasan, kedisiplinan, keberanian bersikap, serta keyakinan bahwa keberkahan hidup berawal dari hati yang bersih.
Buku ini bukan sekadar dokumentasi kenangan; ia adalah jembatan spiritual yang menghidupkan kembali hikmah-hikmah beliau. Sebuah persembahan bagi cahaya Prenduan yang terus bersinar melalui murid-muridnya, dan bagi setiap pembaca yang rindu menemukan figur guru sejati—permata yang mungkin tersembunyi, namun sinarnya tak pernah padam.