Menampilkan 225–240 dari 381 hasil

Add to Wishlist

Pancasila dalam Al-Qur’an

Dalam kehidupan kebangsaan Indonesia, Pancasila sukses menjadi ideologi pemersatu Negara Indonesia yang majemuk. Pancasila sering kali dihadapkan vis a vis dengan Agama Islam, padahal keduanya adalah sesuatu yang padu, saling mendukung dan dapat berjalan beriringan. Nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia sangat sejalan dengan prinsip-prinsip al-Qur’an sebagai dasar agama Islam. Pancasila dengan demikian seharusnya memperoleh pengakuan dari agama Islam sehingga posisinya semakin legitimate, kokoh dan final bagi bangsa Indonesia.

Untuk memastikan keterpaduan antara Pancasila dengan al-Qur’an, maka dilakukan kajian yang sistematis dan ilmiah terhadap pokok bahasan ini. Kajian tafsir maudhui’i dan semantik al-Qur’an, keduanya dipilih sebagai metode untuk menganalisa kaitan atau relasi antara Pancasila dengan al-Qur’an. Dari penelitian dengan metode tafsir maudhu’i didapat hasil bahwa nilai-nilai Pancasila secara global maupun terperinci dibenarkan semua oleh al-Qur’an. Dengan demikian maka Pancasila tidak ada masalah dengan agama Islam, bahkan keduanya bagaikan dua sisi yang berbeda akan tetapi tidak bisa dipisahkan.

Dengan menggunakan pendekatan semantik al-Qur’an, maka didapat hasil bahwa di dalam al-Qur’an terdapat istilah yang welthanschauungnya sejajar dengan wawasan Pancasila. Istilah tersebut adalah ḥablullāh dalam QS. Ali Imran [3]: 103. Ḥablullāh dan Pancasila secara substansi makna, bentuk dan fungsinya memiliki keterkaitan atau kesamaan. Maka secara ontologi, Pancasila dapat dikategorikan sebagai salah satu diantara makna ḥablullāh tersebut. Dengan demikian, Pancasila secara tersirat berada di dalam  al-Qur’an lebih tepatnya pada istilah ḥablullāh yang terdapat pada QS. Ali Imran [3]: 103.

Add to Wishlist

Pandemi Kumpulan Pantun Pendidikan

Buku kumpulan pantun pendidikan kali ini mengambil tema “PANDEMI”. Karena memang pantun di edisi kelima ini bertepatan dengan suasana pandemi yang dirasakan di seluruh belahan bumi akibat menyebarnya virus corona (2020-2021). Secara substansi, buku pantun ini berisi pantun-pantun yang bertemakan pandemi dalam segala aspek kehidupan penulis. Selain itu, terdapat juga beberapa pantun yang secara tematik sama dengan edisi pantun-pantun sebelumnya seperti pantun keluarga, pantun agama dan pantun nasehat serta motivasi.

Add to Wishlist

Panduan Materi Gerakan Kepanduan Hizbul Wathon Fase A untuk Kelas 1&2

Materi yang tersaji  di dalamnya mencakup seluruh materi dari tingkat Athfal I, yang sudah disesuaikan  dengan kurikulum maupun syarat kenaikan tingkat (SKT). Buku ini juga dapat digunakan untuk memandu dan mendalami setiap kader-kader pandu HW. Buku ini berisi materi-materi tentang sholat, Tarikh Nabi Muhammad Saw, Juz ‘Amma, sejarah Muhammaadiyah, lagu Mars Muhammadiyah dan ortomnya, pengetahuan mata angin dan rasi bintang, P3K, 4 sehat 5 sempurna, hasta karya tali temali, semaphur dan morse serta pengetahuan-pengetahuan yang wajib diketahui oleh anggota HW Melati III (Utama). Atas terbitnya buku materi Gerakan Kepanduan Huzbul Wathon ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan dalam melakssanakan kegiatan kepanduan di qabilah-qabilah.

Add to Wishlist

Panduan Materi Gerakan Kepanduan Hizbul Wathon Fase B untuk Kelas 3&4

Materi yang tersaji  di dalamnya mencakup seluruh materi dari tingkat Athfal II, yang sudah disesuaikan  dengan kurikulum maupun syarat kenaikan tingkat (SKT). Buku ini juga dapat digunakan untuk memandu dan mendalami setiap kader-kader pandu HW. Buku ini berisi materi-materi tentang sholat, Tarikh Nabi Muhammad Saw, Juz ‘Amma, sejarah Muhammaadiyah, lagu Mars Muhammadiyah dan ortomnya, pengetahuan mata angin dan rasi bintang, P3K, 4 sehat 5 sempurna, hasta karya tali temali, semaphur dan morse serta pengetahuan-pengetahuan yang wajib diketahui oleh anggota HW Melati III (Utama). Atas terbitnya buku materi Gerakan Kepanduan Huzbul Wathon ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan dalam melakssanakan kegiatan kepanduan di qabilah-qabilah.

Add to Wishlist

Panduan Materi Gerakan Kepanduan Hizbul Wathon Fase C untuk Kelas 5&6

Materi yang tersaji  di dalamnya mencakup seluruh materi dari tingkat Athfal III, yang sudah disesuaikan  dengan kurikulum maupun syarat kenaikan tingkat (SKT). Buku ini juga dapat digunakan untuk memandu dan mendalami setiap kader-kader pandu HW. Buku ini berisi materi-materi tentang sholat, Tarikh Nabi Muhammad Saw, Juz ‘Amma, sejarah Muhammaadiyah, lagu Mars Muhammadiyah dan ortomnya, pengetahuan mata angin dan rasi bintang, P3K, 4 sehat 5 sempurna, hasta karya tali temali, semaphur dan morse serta pengetahuan-pengetahuan yang wajib diketahui oleh anggota HW Melati III (Utama). Atas terbitnya buku materi Gerakan Kepanduan Huzbul Wathon ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan dalam melakssanakan kegiatan kepanduan di qabilah-qabilah.

Add to Wishlist

PANTASI (Presentasi, Bermain Peran, Keterampilan Abad 21 dan Siswa) Dalam Penguatan Nilai Tasamuh Era Society 5.0

Buku ini menjelaskan tentang metode pengembangan kegiatan pembelajaran berupa metode PANTASI. Penguatan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin pada nilai Tasamuh (toleransi) dalam moderasi beragama era society 5.0 dilakukan dengan menggunakan metode PANTASI berbasis media KOMPASINDO dalam pembelajaran digital IPAS pada materi Provinsi di Indonesia. Metode PANTASI merupakan metode dalam bentuk presentasi dan bermain peran berbasis keterampilan abad 21 yang dilakukan oleh peserta didik secara berkelompok melalui 5 (lima) tahap yaitu pendahuluan; pembagian kelompok, materi dan peran; pencarian dan pengolahan informasi; presentasi dan bermain peran; refleksi dan tindak lanjut. Media yang digunakan pada metode PANTASI memanfaatkan media pembelajaran digital KOMPASINDO yaitu memanfaatkan komputer untuk melakukan perjalanan siswa keliling Indonesia untuk mengetahui dan mengenal provinsi-provinsi yang ada di Indonesia. Media ini menggunakan aplikasi Canva dalam bentuk presentasi yang dapat dikerjakan oleh peserta didik secara bersama-sama melalui dunia maya (online).

Add to Wishlist

Paradigma Surga dan Neraka

Buku ini menyajikan pemikiran Ibn Qayyim dengan bahasa yang mudah dipahami, tanpa mengurangi kedalaman maknanya. Kita akan menjelajahi bagaimana konsep surga dan neraka tidak hanya berbicara tentang alam akhirat, tetapi juga memiliki implikasi mendalam terhadap cara kita memandang kehidupan, keadilan, dan kasih sayang Tuhan. Pemikiran Ibn Qayyim tentang kemungkinan berakhirnya siksa neraka, misalnya, mengajak kita untuk merenungkan kembali konsep keadilan dan rahmat Allah yang selama ini mungkin kita pahami secara taken for granted. Apakah mungkin ada batas waktu bagi hukuman di neraka? Bagaimana kita memahami konsep rahmat Allah yang “mengalahkan murka-Nya” dalam konteks ini? Pertanyaan-pertanyaan seperti inilah yang akan kita telusuri bersama dalam buku ini. Semoga buku ini bisa menjadi setitik sumbangan dalam khazanah pemikiran Islam di Indonesia.

Add to Wishlist

PEJUANG EKONOMI UMAT: PEMIKIRAN DAN GERAKAN DR. IR. H. LUKMANUL HAKIM, M.SI.

Buku “Pejuang Ekonomi Umat: Pemikiran dan Gerakan Dr. Ir. H. Lukmanul Hakim, M.Si.” menyajikan perjalanan inspiratif seorang intelektual dan praktisi ekonomi syariah yang konsisten memperjuangkan kedaulatan ekonomi umat. Dimulai dari akar pendidikannya di IPB hingga menyelesaikan studi di Belanda, perjalanan karier Lukmanul Hakim ditandai dengan peran-peran strategis mulai dari Direktur LPPOM MUI, Ketua World Halal Food Council, hingga Staf Khusus Wakil Presiden. Buku ini juga menguraikan berbagai apresiasi internasional yang diterimanya, seperti penghargaan Islamica 500 dan pengakuan dari Kerajaan Thailand, yang membuktikan pengaruh pemikirannya di kancah global.

 

Melalui dua bagian utama, buku ini tidak hanya mendokumentasikan perjalanan hidupnya tetapi juga menegaskan kontribusi pemikiran dan gerakan nyata dalam membangun ekosistem ekonomi syariah Indonesia. Bagian kedua buku secara komprehensif menguraikan gagasan-gagasannya yang visioner, mulai dari revolusi halal sebagai engine pertumbuhan ekonomi, inovasi wakaf produktif di era digital, hingga perjuangan mewujudkan kedaulatan pangan dan energi. Buku ini menjadi epilog penting bagi perjuangan seorang Lukmanul Hakim yang telah meletakkan fondasi kokoh bagi kebangkitan ekonomi umat melalui gerakan sistematis dan berkelanjutan.

Add to Wishlist

Pelita di Atas Titian Harapan

Buku Pelita di Atas Titian Harapan merupakan karya yang lahir dari kegelisahan, penghayatan, sekaligus harapan besar terhadap dunia pendidikan. Di dalamnya, pembaca tidak hanya diajak melihat sekolah sebagai tempat belajar semata, melainkan sebagai ruang tumbuhnya mimpi, amanah, pengabdian, dan masa depan generasi.

Melalui rangkaian tulisan yang puitis dan reflektif, penulis menghadirkan potret tentang pemimpin pendidikan, para guru, orang tua, serta anak-anak sebagai mata rantai penting dalam perjalanan peradaban. Setiap halaman membawa pesan bahwa pendidikan bukan sekadar tugas administratif, tetapi sebuah amanah besar yang dijalankan dengan hati, kesabaran, dan ketulusan.

Add to Wishlist

Pelukis Bulan

Buku Pelukis Bulan ini merupakan kumpulan cerita pendek yang bercerita tentang renungan-renungan kehidupan “tragis” dan “miris”. Tragis karena cerita-cerita yang diangkat memiliki latar belakang masalah sosial ekonomi kaum tertindas dan terpinggirkan.

Meski banyak berkisah tentang kehidupan yang “tragis” dan “miris”, namun alur cerita yang disuguhkan dalam Kumpulan Cerpen ini juga bernuansa reflektif. Mengajak untuk merenungkan kembali akibat sosial dari tindakan sosial yang salah jalan.

Seperti “Anak Kupu-kupu”. Judul ini mencetitakan bagaimana kejiwaan seorang anak yang diejek temannya karena keberadaan ayahnya yang tidak diketahui, siapa dia dan dimana.  Saat bertanya ibunya pun, sang ibu juga kebingungan memberikan jawaban, karena tindakan dan tingkah lakunya yang “sembrono” sebelum dia menjadi seorang ibu.

Bulan, kupu-kupu dan matahari menjadi metafor kunci dalam cerita-cerita yang dituangkan di dalam buku ini. Metafor-metafor itu digunakan dengan pendekatan yang cukup beragam. Terkadang digunakan secara denotatif, namun tak jarang pula hadir dalam makna konotatif. Makna kotonatifnya pun tidak ajeg dan monoton, tetapi berbeda-beda dan beragam yang melahirkan makna imajinatif cukup kaya.

Add to Wishlist

Pembangunan Berkelanjutan dalam Kajian Pariwisata

Buku ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang konsep pariwisata berkelanjutan, tantangan yang dihadapi, dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk memastikan keberlanjutan dalam industri ini. Dengan melibatkan berbagai konsep, studi kasus, dan panduan praktis, kami berharap buku ini dapat menjadi sumber pengetahuan yang berharga bagi berbagai kalangan yang tertarik dalam memahami dan mempromosikan pariwisata berkelanjutan, khususnya mahasiswa pariwisata.

Pembahasan dalam buku ini meliputi hal-hal berikut: Sejarah, definisi, dan konsep berkelanjutan; Prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan; Pergeseran dari milenium development goals ke sustainable development goals, termasuk di dalamnya 17 prinsip SDGs; Sasaran, prinsip, pendekatan pariwisata berkelanjutan, hingga pembangunan berkelanjutan di Indonesia; Daya dukung lingkungan, di dalamnya mencakup dinamika, faktor pendorong, dan faktor penghambat; Keterkaitan antarkonsep keberlanjutan pariwisata; Kebocoran dalam pembangunan pariwisata; serta Perubahan iklim.

Selain itu, buku ini juga memuat konsep (1) dampak pariwisata terhadap lingkungan, budaya, dan masyarakat lokal, serta strategi untuk mengurangi dampak-dampak negatifnya; (2) peran penting pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, industri pariwisata, masyarakat lokal, dan wisatawan dalam mempromosikan keberlanjutan; serta (3) tantangan dan peluang masa depan untuk pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.

Add to Wishlist

Pembelajaran Kolaboratif Strategi untuk Mencapai Keterampilan Abad 21

Buku ini selaras dengan tuntunan pendidikan dan pembelajaran saat ini yakni siswa harus diajarkan untuk bekerjasama, memecahkan masalah dan berpikir terbuka. Buku ini sangat baik digunakan oleh para pendidik dan calon pendidik yang mempelajari strategi pembelajaran kolaboraif. Ada berbagai alasan terkait kebutuhan pembelajaran kolaboratif diantaranya bahwa belajar harus melibatkan siswa secara aktif dan bermakna. Dengan demikian, kebiasaan mengajar guru dan dosen yang hanya mentransfer ilmu kepada siswa perlu di ubah. Mahasiswa atau siswa harus aktif terlibat dalam membagun pemikiran mereka sendiri melalui proses pertukaran ide untuk mencapai pemahaman bersama.
Add to Wishlist

PEMBELAJARAN TAFSIR BERBASIS TEKNOLOGI

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan Islam, termasuk dalam pembelajaran tafsir Al-Qur’an. Buku Pembelajaran Tafsir Berbasis Teknologi hadir sebagai panduan yang mengintegrasikan kajian tafsir dengan pemanfaatan teknologi digital untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Buku ini membahas paradigma pembelajaran tafsir di era digital, sumber dan media pembelajaran berbasis teknologi, pendekatan serta model pembelajaran yang inovatif, hingga evaluasi pembelajaran yang adaptif. Selain itu, pembaca diajak memahami peran kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam mendukung studi dan pembelajaran tafsir secara kritis dan bertanggung jawab.

Disusun secara sistematis dan akademis, buku ini menjadi referensi penting bagi mahasiswa, dosen, peneliti, serta pemerhati pendidikan Islam yang ingin mengembangkan pembelajaran tafsir yang selaras dengan perkembangan teknologi tanpa mengabaikan kaidah keilmuan Islam yang sahih. Buku ini diharapkan mampu menjembatani tradisi keilmuan tafsir dengan inovasi digital untuk melahirkan pembelajaran yang lebih inklusif, kreatif, dan bermakna.

Add to Wishlist

Pena Arti Sebuah Pena dalam Hidup Penuh Cinta

Garis merah dari kisah novel berjudul Pena ini adalah kata pantang menyerah, pantang putus asa, dan terus berusaha. Dari garis merah itu maka muncullah seorang santri sekaligus pengurus pesantren bernama Firman Muhammad. Ia adalah salah satu tangan kanan Kyai Mirza di pesantren yang lumayan besar di Surakarta. Kita akan menyaksikan seorang santri berjuang dan berusaha mengabdi sebaik mungkin di pesantren. Tak hanya itu, kita juga akan menyaksikan kegigihan seorang santri mengapai cita-cita yang tinggi. Di mana ada kemauan, di situ ada jalan itu kata pepatah dan itu juga terjadi pada kehidupan Firman. Kita juga akan menunjukkan sifat kreativitas, keberanian, kecerdasan, kepintaran, rasa tanggung jawab, teguh pendirian, serta mengakui kebenaran. Memang semua kehidupan tiada yang sempurna sesuai impian. Seperti Firman yang harus menerjang badai yang sangat dahsyat di negerinya sendiri. Ia harus dihadapkan pada sebuah kenyataan pahit serta kejadian yang siapa saja menimpanya, rasanya lebih baik mati selamanya. Dalam hal itu Firman harus bersabar dalam belenggu fitnah yang sangat kejam, yang membuat nama baiknya tercoret tinta merah dari pandangan dunia. Dari novel inilah kita akan menyaksikan sebuah perjalanan hidup.

Add to Wishlist

Pendar Spiritual Kisah Para Nabi dan Sholihin

Berkisah merupakan cara penting Al-Qur’an untuk menyentuh hati, menghidupkan kearifan, membangun kesadaran, serta memahamkan manusia akan sejarah masa lalu, agar kehidupan masa kini dan masa depannya memiliki peta jalan keselamatan, kemuliaan dan keberkahan. Berkisah juga menjadi tradisi masyarakat Nusantara untuk menjaga dan menanamkan nilai-nilai kehidupan dan kearifan. Kisah-kisah yang ditulis dalam buku ini menjadi sarana kuat untuk mencapai tujuan berkisah dalam al-Qur’an dan tradisi Nusantara tersebut. Kepiawaian penulisnya memilih diksi-diksi indah dan cara bertutur yang mengalir telah menjadikan pesan-pesan kearifan dan hikmah di setiap kisah sampai ke kalbu secara mudah.

Add to Wishlist

Pendekatan Ekososial dalam Penataan Ruang: Melampaui Peta, Mengelola Kekuasaan, dan Menegakkan Keadilan Spasial

Selama ini, peta sering dipandang sebagai representasi ruang yang objektif dan netral. Namun, benarkah setiap garis, warna, dan zonasi dalam peta bebas dari kepentingan? Di balik dokumen tata ruang yang tampak teknokratis, sesungguhnya tersimpan dinamika kekuasaan yang menentukan siapa yang diuntungkan, siapa yang dikorbankan, dan siapa yang bahkan dihapus dari ruang hidupnya.

Pendekatan Ekososial dalam Penataan Ruang mengajak pembaca melampaui cara pandang konvensional terhadap Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dan penataan ruang. Berangkat dari pengalaman lapangan dan persimpangan disiplin geografi serta pembangunan sosial, buku ini menawarkan paradigma baru yang menempatkan keadilan spasial sebagai inti perencanaan. Lingkungan tidak lagi dipahami semata sebagai persoalan biofisik, tetapi sebagai ruang hidup yang selalu berkaitan dengan hak, identitas, partisipasi, dan relasi kekuasaan.

Melalui konsep intervensi sosiopolitis, buku ini menyajikan kerangka konseptual sekaligus panduan praktis untuk mengidentifikasi aktor-aktor yang selama ini terpinggirkan, membaca bias di balik peta, serta mengintegrasikan perspektif keadilan distributif, prosedural, dan rekognitif ke dalam proses penyusunan KLHS. Dengan demikian, KLHS tidak berhenti sebagai instrumen pemenuhan regulasi, melainkan menjadi sarana advokasi bagi keberlanjutan lingkungan sekaligus perlindungan hak-hak masyarakat.