Menampilkan 113–128 dari 399 hasil

Add to Wishlist

INTEGRASI BUDAYA JAWA DAN NILAI-NILAI ISLAM MENURUT SULTAN AGUNG

Buku ini mengajak pembaca menelusuri jejak panjang perjumpaan Islam, tasawuf, dan Kejawen dalam tradisi intelektual serta budaya Jawa. Berangkat dari khazanah pustaka Jawa dan pemikiran tasawuf klasik, khususnya ajaran Ibnu ‘Arabi, buku ini mengungkap bagaimana konsep-konsep metafisis Islam—seperti hakikat wujud, insan kamil, tajalli, dan kesatuan Tuhan, manusia, serta alam semesta—mengalami proses dialektika dengan kearifan lokal Nusantara.

Kajian ini semakin diperdalam melalui pembacaan kritis terhadap naskah Serat Sastra Gending, karya monumental pada masa Sultan Agung Hanyokrokusumo. Sultan Agung ditampilkan bukan hanya sebagai penguasa politik, tetapi juga sebagai pemikir spiritual dan kultural yang berhasil merumuskan konsepsi integratif antara Islam dan tradisi Jawa. Integrasi tersebut tampak dalam berbagai aspek kehidupan sosial, budaya, hukum, hingga simbol-simbol spiritual seperti huruf, penanggalan, ritus Sekaten, serta ajaran manunggaling kawula Gusti.

Dengan pendekatan historis, filosofis, dan filologis, buku ini menawarkan refleksi mendalam tentang harmoni Islam–Jawa sebagai sebuah proses kreatif yang kaya makna. Karya ini menjadi rujukan penting bagi pembaca yang tertarik pada studi Islam Nusantara, tasawuf, kebudayaan Jawa, serta dinamika integrasi nilai-nilai spiritual dalam konteks lokal.

Add to Wishlist

Integrasi Iman dan Kebebasan

Buku ini menyajikan analisis mendalam tentang pemikiran Abdul Karim Soroush, dengan fokus khusus pada konsepnya tentang “pemerintahan agama yang demokratis”. Melalui pembacaan yang cermat dan komprehensif, karya ini tidak hanya menguraikan gagasan-gagasan utama Soroush, tetapi juga mengeksplorasi akar-akar filosofisnya, konteks sosio-politik yang melatarbelakangi pemikirannya, dan implikasinya terhadap wacana politik Islam kontemporer. Dengan memadukan analisis tekstual, kontekstual, dan komparatif, buku ini menawarkan pemahaman yang holistik tentang bagaimana Soroush menavigasi kompleksitas hubungan antara ajaran Islam dan tuntutan demokrasi modern.

Buku ini juga mengeksplorasi kesesuaian antara nilai-nilai Islam dan prinsip-prinsip demokrasi, menggunakan pemikiran Soroush sebagai lensa untuk menganalisis isu ini. Dengan meneliti konsep-konsep seperti syura (musyawarah), ijma (konsensus), dan ijtihad (penalaran independen) dalam tradisi Islam, karya ini menunjukkan adanya fondasi yang kuat untuk mendukung praktik-praktik demokratis dalam masyarakat Muslim. Analisis ini tidak hanya memperkaya pemahaman kita tentang fleksibilitas dan adaptabilitas ajaran Islam, tetapi juga membuka jalan untuk mengembangkan model pemerintahan yang secara bersamaan menghormati nilai-nilai Islam dan prinsip-prinsip demokrasi modern. Salah satu aspek penting dari karya ini adalah pembahasannya tentang implikasi pemikiran Soroush terhadap isu-isu kontemporer seperti hak asasi manusia, kebebasan beragama, dan pluralisme.

Buku ini menawarkan perspektif baru dalam memahami tantangan dan peluang yang dihadapi masyarakat Muslim dalam mengadopsi nilai-nilai universal ini. Ditujukan untuk beragam pembaca, mulai dari akademisi dan mahasiswa hingga pembuat kebijakan dan aktivis sosial, buku ini menjanjikan kontribusi penting dalam memahami salah satu isu paling krusial yang dihadapi masyarakat Muslim di era globalisasi.

Add to Wishlist

INTERAKSI SOSIAL Fenomena Miskonsepsi pada Mata Pelajaran IPS Kelas VIII

Buku ini dapat dijadikan acuan dalam pembelajaran di sekolah pada tingkat dasar sampai menengah guna lebih memperhatikan tingkat pola konsep Ilmu Pengetahuan Sosial untuk anak, dan untuk Pendidikan tinggi sebagai rujukan dalam menstimulus penelitian sejenis dalam mengetahui tingkat miskonsepsi khususnya dalam bidang Ilmu Pengetahuan Sosial sebagai landasan pengembangan konsep IPS. Buku ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan mendukung kelancaran bagi mahasiswa dan dosen Jurusan Pendidikan IPS dalam melakukan kegiatan pembelajaran yang bermakna.

Add to Wishlist

IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) dalam Perspektif Islam

Buku ini adalah sedikit dari upaya menghormati dan memuliakan Allah SWT dan Rasul-Nya Muhammad SAW, bahwa ajaran yang Beliau bawa (Islam) adalah warisan yang diamanahkan untuk disyi’arkan dan didakwahkan dalam bentuk apapun, termasuk di dalamnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan motivasi seperti ini maka penulis mencoba memasukkan ayat-ayat Alqur’an yang membicarakan tentang fenomena alam dan krakteristik makhluk hidup, dimana hal tersebut juga dibahas dalam ilmu eksakta (Ilmu tentang manusia dan alam) misalnya Biologi, Fisika, Kimia, Astronom, Geografi, Geologii dll. Walaupun disadari bahwa ilmu pengetahuan hari ini adalah sebuah deskripsi sementara, sedangkan ayat-ayat Alqur’an adalah sesuatu yang langgeng, kekal, lebih luas dan lebih dalam dari ilmu pengetahuan yang ditemui manusia, tetapi ayat-ayat Alqur’an yang dimasukkan dalam pembahasan ilmu eksakta hendaklah dibahasakan atau diberi komentar dalam catatan kaki, bahwa isi kandungan dari ayat-ayat Alqur’an itu bukan hanya mengandung makna sebagaimana muatan ilmu eksakta hari ini, tetapi makna ayat-ayat itu yang lebih mendalam dan lebih luas lagi adalah ditangan Allah SWT yang lebih mengetahuinya.

Add to Wishlist

Irasionalitas Politik dan Kultural Carok

Buku ini menyajikan gambaran Carok dan mempelajari kekhasannya di empat kabupaten di Madura. Intinya, aktivitas carok dianggap sebagai kekerasan kultural dan bersifat struktural. Pelaku Carok dianalisis dengan konsep maskulinitas dengan perwujudan kekerasan simbolik. Pola hidup Patriarkhi dan ketimpangan gender juga muncul dalam mengkaji sebab akibat danya aktivitas Carok. Nilai yang mendasari carok adalah nilai yang menjadi pedoman dalam bersikap, bertindak, berperilaku. Nilai-nilai ini menjadi norma dalam membuat keputusan untuk melakukan aktivitas carok. Ada nilai rasional dan irrasionalitas dalam carok. Etnik Madura sebagai pewaris Carok tidak dapat dipisahkan dengan adanya kehidupan agamis yang berlandaskan budaya patriarkhi. Selama ini telah banyak cara pandang untuk menjelaskan carok dan mencari rumusan solusi untuk menghentikan aktivitas carok. Namun dengan buku ini kita mendapatkan perspektif dan gambaran secara detil mengenai carok sebagai sebuah aktivitas kompleks dan penuh kekerasan. Kompleksitas kekerasan carok itu menunjukkan adanya kekerasan simbolik, kekerasan struktural, maskulinitas dan ketimpangan gender.

Add to Wishlist

ISLAM DAN BUDDHA SEBAGAI SOLUSI STRESS GENERASI Z

Generasi Z adalah generasi yang tumbuh dalam era penuh kebebasan, informasi, dan ekspektasi. Namun di balik kecepatan akses dan kebebasan berekspresi, terdapat stres, kecemasan, dan tekanan sosial yang tak terlihat. Buku ini hadir sebagai refleksi atas kegelisahan tersebut, menelusuri jalan spiritual sebagai upaya penyembuhan jiwa yang lelah.

Melalui pendekatan psikologis, sosiologis, dan komparatif, penulis mengeksplorasi dua pendekatan terapi spiritual: Dzikir dan Salat dari ajaran Agama Islam, serta Kebaktian dan Meditasi dari ajaran Agama Buddha. Keduanya menawarkan ruang hening yang penuh makna, di mana batin diajak kembali pada keheningan dan keutuhan.

“Dalam pikiran, segalanya bermula. Apa yang kita pikirkan, itulah yang akan kita jadi. Jika pikiran jernih, maka kebahagiaan akan mengikuti seperti bayangan yang tak pernah meninggalkan tubuh. Kedamaian datang dari dalam, maka jangan mencarinya dari luar. Akar dari penderitaan adalah keterikatan, maka bebaskanlah dari keterikatan tersebut.” -Siddhartha Gautama Buddha.

“Jika kamu tidak memiliki kemampuan mengendalikan apa yang terjadi, belajarlah mengendalikan diri dalam merespon apapun yang terjadi. Mengendalikan diri dengan selalu bersikap positif  dan berprasangka baik terhadap semua yang terjadi. Kata perngersa Abah Aos mah masalah hidup jangan di Pikirin, tapi di Dzikirin.” -KH. Budi Rahman Hakim Al-Aamiin, MSW., Ph.D.

Buku ini bukan hanya sebuah penelitian akademik, tetapi juga sebuah undangan untuk kembali menyentuh inti terdalam dari spiritualitas: ketenangan, kesadaran, dan kebermaknaan. Di tengah dunia yang gaduh, semoga tulisan ini menjadi nafas yang menenangkan, terutama bagi mereka yang sedang mencari arah di tengah gelombang hidup yang tak menentu.

Add to Wishlist

ISLAM DI GORONTALO

Buku Islam di Gorontalo menghadirkan jejak panjang perjalanan Islam di tanah Hulontalo, sejak fase awal Oluhuta, proses Islamisasi oleh Sultan Amai, perjumpaan dengan para pedagang Muslim, hingga kiprah Sultan Eyato yang mengokohkan Islam sebagai identitas utama masyarakat. Di dalamnya juga tersaji kisah Gorontalo menghadapi ekspedisi bangsa Eropa, lahirnya spirit nasionalisme, hingga dinamika Islam kontemporer yang hidup dalam tradisi, organisasi keagamaan, dan pesantren. Dengan pendekatan historis, kultural, dan religius, buku ini mengungkap bagaimana Islam menjadi fondasi sosial sekaligus sumber inspirasi peradaban Gorontalo, yang berpijak pada kearifan lokal namun tetap terhubung dengan jaringan Islam di Nusantara dan dunia.

Add to Wishlist

Islam di Krimea

Menurut legenda, Islam telah masuk ke Krimea pada abad ke-7, namun mulai berkembang lebih luas pada abad ke-13. Berbagai studi terkait Islam di Krimea telah memperkaya pengetahuan kita terkait Krimea sebagai suatu ‘kawasan multikultural’ yang dihuni oleh sekian banyak suku-bangsa sejak masa lalu, dan Krimea sebagai “pusat spiritual” tidak hanya oleh Kristen Ortodoks di masa Vladimir I yang berdampak pada Kristenisasi Kekaisaran Kievan Rus, tapi juga menjadi ‘pusat kebudayaan’ etnik Tatar yang tinggal di situ, yang oleh diidentifikasi sebagai etnik Tatar Krimea—orang Tatar yang tinggal di Krimea di bawah Kekhanan Krimea selama hampir 350 tahun.

Signifikansi buku ini terdiri dari dua ranah, yakni akademis dan secara praktis. Secara akademis, buku ini memperkaya studi-studi yang telah ada terkait keislaman di Semenanjung Krimea, keislaman Tatar Krimea, atau yang saya sebut secara umum sebagai ‘Islam di Krimea’. Secara praktis, buku ini berguna sebagai informasi bagi masyarakat dunia tentang sejarah dan perkembangan Islam di kawasan semenanjung di Eropa Timur tersebut.

Add to Wishlist

Islam in Crimea

According to legend, Islam entered Crimea in the 7th century, but began to develop more widely in the 13th century. Studies on Islam in Crimea have enriched our knowledge of Crimea as a ‘multicultural region’ inhabited by many ethnic groups since the past, and Crimea as the ‘spiritual centre’ not only of Orthodox Christianity during the time of Vladimir I, which resulted in the Christianisation of the Kievan Rus’ Empire, but also the ‘cultural centre’ of the ethnic Tatars living there, who are identified as Crimean Tatars-the Tatars who lived in Crimea under the Crimean Khanate for almost 350 years.

The significance of this book is both academic and practical. Academically, the book enriches existing studies on Islam in the Crimean Peninsula, Crimean Tatar Islam, or what I refer to generally as ‘Islam in Crimea’. Practically speaking, this book is useful as information for the world community about the history and development of Islam in this peninsula region in Eastern Europe.

Add to Wishlist

JAKUB H.S PRAJURIT KKO MARINIR

Jakub H.S lahir di sebuah desa kecil di Sidoarjo, tumbuh dari keluarga sederhana dan menempuh jalan panjang sebagai prajurit Korps Komando (KKO) Angkatan Laut.
la terjun dalam berbagai operasi penting negara: menumpas DI/TII, Operasi Trikora di Irian Barat, hingga menjaga perbatasan dalam Konfrontasi Indonesia-Malaysia.
Namun di balik seragam dan disiplin militernya, Jakub adalah sosok yang tenang, jujur dan hidup dengan nilai sederhana yang diwariskan ibunya: hidup jangan sampai merepotkan orang lain. Usai pulang bertugas, ia kembali ke desa dan memilih mengabdikan diri lewat kegiatan sosial, menjadi bagian dari masyarakat dan menata hidup sebagai warga yang membangun dari bawah.
Kisah ini merekam perjalanan seorang prajurit yang tidak mencari sorotan, tetapi meninggalkan jejak pengabdian yang dalam. Sebuah potret tentang keberanian tanpa riuh, kesetiaan pada tanah kelahiran dan perjalanan manusia biasa yang hidupnya menyimpan sejarah besar.

Add to Wishlist

Jalan Terabas Menuju Tuhan Corak Teologi Pemikiran Gus Miek

Melalui pengamalan yang sederhana dan tidak mengikat, pemikiran Jalan Terabas Gus Miek, diharapkan seluruh ritual keagamaan yang didirikannnya dapat diakses oleh semua kalangan, tanpa batas harta; mikin atau kaya, atau pengetahuan; bodoh atau pintar, karena bagi Gus Miek yang terpenting adalah kemauan mendekat kepada Tuhan dan konsistensi dalam menuju-Nya.

Terhadap Teologi dalam Islam, corak pemikiran Gus Miek cenderung beraliran Asy’ariah (bercorak tradisional), yang cara berfikirnya didasarkan pada metode tekstual. Hal ini dapat diketahui melalui persoalan tentang Iman dan Akhirat (Al-Īmān wa Al-Yaum Al-Ākhir), Janji dan Ancaman (Al-Wa’d Wa al-Wa’ῑd), dan Perbuatan Manusia (Af’al Al-‘Ibād) dalam saripati pemikiran dan laku Gus Miek. Gus Miek hanya menggunakan aliran Mu’tazilah (bercorak rasional), yang cara berfikirnya didasarkan pada rasio atau akal, untuk memberikan semangat bahwa penghargaan (Al-Tsawāb) atas usaha manusia menuju Tuhan (beribadah) kelak akan mendapatkan balasan yang setimpal. Dengan begitu, usaha Gus Miek mengajak umatnya dari berbagai kalangan, khususnya para pelaku maksiat menjadi sukses alias ramai diikuti oleh masyarakat (umat), baik masyarakat tradisional maupun masyarakat modern.

Add to Wishlist

Jejak Bararimba

Buku ini berisi pengalaman menjelajahi keindahan Nusantara dengan gugusan pulau yang memiliki keunikan serta keanekaragaman alam. Melalui buku ini, pembaca akan diajak untuk mengikuti jejak, untuk merasakan ketinggian, kesunyian, dan keindahan yang hanya bisa ditemukan di alam bebas khususnya dalam pendakian gunung di Nusantara. Bukan hanya kisah-kisah pribadi dan pengalaman-pengalaman pendaki terkenal yang menginspirasi, akan tetapi melalui buku ini juga ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga alam. Dibalik keindahan ini, kita memikul tanggung jawab yang besar untuk melestarikan dan melindungi alam ini agar dapat dirasakan oleh generasi selanjutnya. Buku ini juga membahas tentang panduan lengkap dan praktis persiapan, peralatan, dan sumber daya yang berguna untuk pendaki pemula. Buku ini diharapkan dapat memberikan gagasan, wawasan, inspirasi, dan pengetahuan yang bermanfaaat bagi mereka yang tertarik untuk menjelajahi gunung.

Add to Wishlist

Jejak Cinta dan Pengabdian: Shaikhinā dalam Pandangan Abdi Dalemnya

Buku ini memuat beberapa kisah nyata tentang kehidupan dan keteladanan Shaikhina KH.

Maimoen Zubair, ditulis cleh santri-santri dan abdi ndalem yang pernah belajar langsung kepada beliau: Ahmad Zunaedi, Abu Said dan Ahmad Wahyudi. Cerita-cerita ini menggambarkan momen-momen sederhana namun bermakna, seperti perhatian beliau kepada pemulung, sopir, santri sakit, hingga rasa hormat beliau kepada para tamu dan guru.

Dengan gaya bahasa yang hangat dan jujur, kisah-kisah ini mengajak pembaca menyelami pribadi seorang kiai besar yang tidak hanya alim, tetapi juga penuh kasih sayang dan perhatian. Buku ini adalah potret cinta dan pengabdian yang tulus, yang akan menginspirasi siapa pun untuk belajar menjadi lebih ikhlas, rendah hati, dan peduli terhadap sesama.

Add to Wishlist

Jejak Dakwah Para Wali

Berkaitan dengan fenomena ziarah, pada kurun waktu dua dekade terakhir ini terjadi peningkatan yang luar biasa jumlah kaum Muslim yang mengunjungi tempat tempat ziarah di Jawadan Madura. Pada buku ini, setidaknya ada beberapa wali di Kabupaten Sumenep, yang diuraikan secara singkat di buku ini sebagai bahan kajian. Seperti Asta Tinggi Sumenep, Asta Yusuf Talango, Bujuk Barambang, dan bahkan situs kuburan wali yang terbaru, Asta Panaongan Pasongsongan Sumenep. Di samping itu, juga diuraikan kisah Bujuk Raja Johar Sari, Adi Poday dan Jokotole, yang masih menjadi diskusi tentang sejarah Islam masuk tidaknya ke Keraton Sumenep, saat mereka menjabat sebagai raja.

Add to Wishlist

JEJAK PENDIDIKAN ULAMA HADIS: Transmisi Sanad dari Haramain ke Indonesia-Malaysia (Abad XVI-XX)

Buku Jejak Pendidikan Ulama Hadis:Transamisi Sanad dari Haramin ke Indonesia-Malaysia (Abad XVI-XX) menelusuri Hijaz sebagai pusat jaringan keilmuan hadis yang membentuk tradisi intelektual Islam di Nusantara dan Semenanjung Melayu. Melalui kajian biografis ulama Indonesia dan Malaysia—mulai dari Syekh Nur al-Din al-Raniry dan Syekh Abdurrauf al-Singkili, dilanjutkan oleh figur penguat sanad dan otoritas hadis seperti Syekh Nawawi al-Bantani, Syekh Mahfudz Tremas, Syekh Hasyim Asy’ari, dan Syekh Yasin al-Fadani, hingga ulama Malaysia seperti Syeikh Abdul Rahman Al-Kelantani, Syeikh Muhammad Idris Al-Marbawi, dan Mustafa Abdul Rahman—buku ini menampilkan kesinambungan sanad, rihlah ilmiah, dan dinamika transmisi hadis lintas generasi. Karya ini menegaskan bahwa tradisi hadis Indonesia–Malaysia berakar kuat pada jaringan global Hijaz dan berkembang secara kreatif hingga abad ke-20.

Add to Wishlist

JEJAK SPIRITUALITAS KUNTOWIJOYO: MENEMUKAN MAKNA HIDUP DAN KRITIK ATAS DUNIA MODERN

Di tengah hiruk-pikuk modernitas yang seringkali menjerumuskan manusia pada krisis makna, Kuntowijoyo melalui novel Khotbah di Atas Bukit menghadirkan pesan yang melampaui batas sastra: sebuah pencarian spiritual yang membumi, membebaskan, dan transformatif.Buku ini menyingkap dimensi terdalam dari spiritualitas dalam karya Kuntowijoyo dengan memanfaatkan pendekatan hermeneutika Gadamer dan pemikiran Seyyed Hossein Nasr. Ia mengurai bagaimana tokoh-tokoh seperti Barman, Humam, dan Popi tidak hanya hidup dalam teks, tetapi juga menghadirkan cermin perjalanan batin manusia modern: dari keterikatan duniawi, pergulatan eksistensial, hingga keberanian melepaskan diri dan berkata cukup.Lebih dari sekadar kajian akademis, buku ini adalah undangan reflektif bagi siapa saja yang merindukan kehidupan yang lebih utuh—sebuah spiritualitas yang tidak menjauh dari realitas, tetapi justru menjadi cahaya yang menuntun di tengah kegelapan zaman.Apakah kita siap berhenti sejenak, mendengar suara batin, dan menemukan kembali makna sejati hidup?