Menghadirkan perjalanan intelektual yang memadukan renungan mendalam, dialog filosofis, serta pengalaman spiritual penulis. Berangkat dari pengantar filsafat Islam tentang wujud, jiwa, dan kausalitas, karya ini menelusuri kosmologi, penciptaan alam, hingga gagasan besar tentang kemanusiaan, masyarakat, dan ekonomi.
Di dalamnya, pembaca diajak menyelami diskursus para pemikir Muslim klasik maupun kontemporer—mulai dari al-Farabi, Ikhwan al-Shafa, Murtadha Muthahhari, hingga M. Baqir Shadr—serta melihat keterkaitannya dengan isu-isu modern, termasuk gender, ideologi, epistemologi ekonomi Islam, dan peran filsafat dalam menafsirkan al-Qur’an.
Dengan bahasa yang komunikatif, reflektif, dan tetap menjaga kedalaman analisis, buku ini bukan sekadar karya akademis, tetapi juga percikan renungan filosofis yang lahir dari pengalaman penulis sebagai dosen, istri, ibu, sekaligus seorang pejalan intelektual.
Sebuah karya yang menyingkap jalinan antara kosmos, manusia, dan sejarah ekonomi—seraya mengingatkan kita bahwa filsafat bukan hanya milik ruang kuliah, melainkan juga denyut kehidupan sehari-hari.