Menampilkan 289–304 dari 360 hasil

Add to Wishlist

Samarinda: Sejarah, Pemerintahan, dan Perkembangan Kota di Tepian Sungai Mahakam

Sejarah Samarinda bukan hanya tentang rentetan peristiwa atau perubahan zaman, melainkan juga tentang orang-orang yang telah memberikan warna dalam setiap langkah pembangunan kota ini. Salah satu tokoh yang tak bisa diabaikan dalam lembaran sejarah modern Samarinda adalah Wali Kota Andi Harun. Di masa jabatannya, Andi Harun membawa perubahan signifikan yang tak hanya mengubah wajah kota, tetapi juga menghidupkan kembali harapan warga akan masa depan yang lebih baik. Dengan visi yang jelas dan semangat tanpa henti, ia menggagas berbagai inovasi, mulai dari penataan ulang kawasan kumuh hingga pembangunan infrastruktur yang mendukung aktivitas ekonomi dan sosial kota. Samarinda kini bukan hanya kota di tepian sungai, tetapi juga simbol kebangkitan dan perubahan.

Dalam tulisan ini memberikan penjelasan tentang sejarah, pemerintahan, dan perkembangan kota Samarinda. Dari awal berdirinya hingga keberhasilan yang diraih di bawah kepemimpinan Wali Kota Andi Harun, yang menjadikan sebuah kota di tepian Sungai Mahakam mampu merajut mimpi dan merealisasikannya menjadi nyata. Buku ini memberikan sensasi menjelajahi jejak-jejak yang mengiringi transformasi Samarinda menjadi kota yang kian maju dan berkembang, seraya tetap menjaga jati dirinya sebagai kota di tepian sungai yang sarat akan makna dan harapan.

Add to Wishlist

Santri Agen Dakwah Digital Menangkal Intoleransi di Dunia Digital Melalui Upskilling Dakwah Santri

Media sosial, santri dan dunia digital ibarat dua mata pisau yang satu sisi menjadi sarana dakwah, belajar, dan memperluas wawasan. Sedangkan di sisi lain, ia juga dapat memicu kesalahpahaman, konflik, perasaan baper hingga melemahkan adab dan akhlak bila tidak disikapi dengan kedewasaan. Buku ini hadir untuk mengajak para santri agar tetap berpegang teguh pada nilai-nilai pesantren.

Kami berharap buku ini dapat menjadi teman refleksi bagi para santri, pendidik, dan generasi muda Islam dalam membangun karakter santri digital yang tidak mudah tersulut emosi, tidak reaktif terhadap provokasi, serta mampu menjadikan teknologi sebagai sarana kebaikan. Semoga buku ini membawa manfaat, menambah kesadaran, dan menjadi bagian dari upaya melahirkan santri yang kuat iman, luas wawasan, dan agen dakwah yang tangguh di era digital

Add to Wishlist

Sara Pataanguna: Nilai-nilai Akhlak dalam Falsafah Hidup Buton

Buku ini hadir sebagai upaya untuk menggali dan memahami lebih dalam kearifan lokal yang terkandung dalam falsafah Buton Sara Pataanguna, serta relevansinya dengan nilai-nilai akhlak dalam Islam. Falsafah Buton Sara Pataanguna merupakan warisan budaya luhur yang mengandung nilai-nilai luhur tentang tanggung jawab manusia terhadap Tuhan, alam, dan sesama. Nilai-nilai ini memiliki keselarasan yang erat dengan nilai-nilai akhlak dalam Islam, yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan dan harmoni dalam kehidupan.

Buku ini terdiri dari lima bab yang membahas secara komprehensif tentang falsafah Buton Sara Pataanguna dan nilai-nilai akhlak dalam Islam. Bab pertama memberikan pengantar tentang falsafah Buton, bab kedua membahas nilai-nilai akhlak dan tanggung jawab manusia, bab ketiga mengulas secara umum tentang falsafah Buton Sara Pataanguna, bab keempat membahas tanggung jawab dalam falsafah Buton Sara Pataanguna dan keselarasan dengan nilai-nilai akhlak dalam Islam, dan bab kelima merupakan penutup.

Buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi pengembangan kajian tentang kearifan lokal dan nilai-nilai akhlak. Selain itu, buku ini juga diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat Buton pada khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya, untuk mengamalkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.

Add to Wishlist

Sarana dan Prasarana Olahraga

Buku ini membahas tentang manajemen sarana dan prasarana yang baik agar dapat memaksimalkan penggunaannya. Dalam buku ini, pembaca akan menemukan berbagai informasi penting tentang sarana dan prasarana olahraga, termasuk perencanaan, pengadaan, dan pengelolaannya. Semoga buku ini dapat memberikan wawasan baru dan bermanfaat bagi pembaca yang ingin mengetahui lebih dalam tentang sarana dan prasarana olahraga. Tujuan penulis membuat buku ini adalah untuk membantu menambah wawasan dan memahami lebih dalam tentang sarana & prasarana olahraga. Selain itu, tujuan penulisan buku ini yaitu untuk memberikan referensi tambahan khususnya pada perencanaan dan telaah kurikulum pembelajaran olahraga.

Add to Wishlist

SARO-SARO: Refleksi Budaya Etnik Ternate dalam Ungkapan Pernikahan Kajian Lingkuistik Antropologi

Buku berjudul Saro-saro: Refleksi Budaya Etnik Ternate dalam Ungkapan Pernikahan menyajikan pengetahuan praktis mengenai ungkapan tuturan masyarakat Ternate dalam peristiwa perkawinan adat. Salah satu rangkaian ritual dalam pernikahan adat Ternate yang disebut dengan ritual saro-saro. Yang dimaksud dalam ungkapan di sini adalah ungkapan tuturan lisan dalam ritual saro-saro dan bahasa nonverbal serta material makanan yang digunakan dalam ritual saro-saro.

Paparan data pengetahuan dalam buku ini merupakan kajian Linguistik Antopologi. Hasil kajian ini menambah keilmuan di bidang budaya, khususnya kajian budaya melalui bahasa. Tuturan bahasa yang dikaji dalam penelitian ini adalah tuturan ungkapan dalam tradisi budaya. Selain tuturan ungkapan verbal, buku ini juga menyajikan data penelitian dan analisis bahasa nonverbal dan simbol makanan dalam ritual makan saro.

Add to Wishlist

Saur Derana

Semua cerita di dalam Saur Derana bukanlah sekadar kembang gula peristiwa maupun cerita imajinatif saja, melainkan sederetan kisah yang mengakomodir kebutuhan kita akan bacaan yang terasa lekat, relevan, dan memberikan paradigma baru, utamanya bagi suara kaum perempuan. Kosongkan sejenak pikiran dan luangkanlah waktu sejenak untuk memberikan konsen pada setiap kisah yang akan Anda baca. Persilakan mereka meretas pikiran Anda dengan kegelisahan yang selama ini dibungkam.

Add to Wishlist

Segregasi & Toleransi: Ketahanan Sosial Kaum Marginal

Buku ini menggali fenomena urbanisasi dan segregasi sosial dalam konteks perkembangan perkotaan modern, dengan fokus pada Gading Serpong sebagai studi kasus. Penulis menjelaskan bagaimana urbanisasi mempengaruhi struktur masyarakat dan menciptakan kesenjangan sosial yang mendalam. Konsep inklusivitas dan modal sosial diuraikan sebagai elemen penting untuk membangun masyarakat yang lebih adil dan harmonis di tengah proses perubahan urban yang pesat. Bagian pertama buku ini membahas tentang masyarakat, inklusivitas, dan modal sosial yang membentuk interaksi sosial dalam perkotaan. Selanjutnya, dibahas tentang marginalitas, ruang, dan toleransi, yang menjadi tantangan dalam menciptakan lingkungan yang ramah bagi semua lapisan masyarakat. Toleransi dan ketahanan sosial (resiliensi) menjadi kunci dalam mempertahankan keharmonisan dalam masyarakat yang semakin plural. Buku ini kemudian berfokus pada Gading Serpong, sebuah kota yang berkembang pesat, dan bagaimana segregasi serta polarisasi sosial terjadi di sana. Penulis juga mengungkap peran broker dalam memperburuk atau mungkin memperbaiki kondisi sosial tersebut. Di akhir, buku ini membahas pentingnya inklusivitas dan ketahanan sosial dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut di Gading Serpong.

Add to Wishlist

Sejarah Nasional Indonesia Periode Kerajaan Hindu, Budha, dan Islam

Buku ini menjadi sumber referensi yang bisa digunakan dengan baik oleh mahasiswa dan juga pembaca. Selain itu, buku ini juga bertujuan untuk menambah wawasan dalam pembelajaran khususnya untuk pembelajaran Sejarah Nasional Indonesia bagi para pembaca dan juga bagi penulis. Pembahasan dalam buku mengacu pada materi yang ada dalam Rencana Pembelajaran Semester pada mata kuliah Sejarah Nasional Indonesia. Materi yang dijabarkan di buku ini meliputi teori masuknya Hindu, Budha dan Islam serta sejarah kerajaan-kerajaan Hindu, Budha dan Islam yang ada di Indonesia.

Add to Wishlist

SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM

Buku ini disusun secara sistematis dalam 16 bab yang dirancang untuk membimbing pembaca memahami evolusi pemikiran ekonomi Islam secara kronologis dan tematik. Dimulai dari pembahasan konsep dasar dan metodologi, kemudian menyelami kondisi ekonomi masyarakat Arab Pra-Islam sebagai konteks historis awal. Pembahasan kemudian bergerak menuju fondasi utama yang diletakkan pada masa Nabi Muhammad SAW dan Khulafaur Rasyidin, yang menjadi model ideal praktik ekonomi Islam.

Pembaca akan diajak menjelajahi masa keemasan peradaban Islam, di mana para ilmuwan seperti Abu Yusuf, Al-Mawardi, Al-Ghazali, Ibnu Taimiyyah, dan Ibnu Khaldun mencurahkan pemikiran mereka yang sangat visioner, tidak hanya untuk zamannya tetapi juga relevan untuk dikaji pada masa kini. Periode kemunduran dan stagnasi pun tidak luput dari pembahasan sebagai sebuah pelajaran berharga, sebelum akhirnya menyaksikan kebangkitan kembali dan institutionalisasi ekonomi Islam pada abad ke-20 dan ke-21, dengan lahirnya bank syariah, lembaga keuangan modern, dan standardisasi global.

Add to Wishlist

Sejarah Peradaban dan Pemikiran Pendidikan Islam

Buku ini disusun untuk memberikan wawasan yang komprehensif mengenai perkembangan peradaban Islam serta pemikiran pendidikan Islam dari masa klasik hingga era modern. Buku ini terbagi menjadi dua bagian utama yang masing-masing mengulas aspek yang berbeda namun saling melengkapi.

Bagian Pertama dari buku ini berfokus pada Sejarah Peradaban Islam. Bab I hingga Bab VII membahas secara mendalam sejarah peradaban Islam mulai dari masa Rasulullah SAW dan para sahabat, perkembangan pendidikan Islam pada zaman kekhalifahan, hingga sistem pendidikan tradisional dan modernisasi dalam pemikiran pendidikan Islam. Setiap bab dirancang untuk memberikan pemahaman yang holistik tentang bagaimana peradaban Islam berkembang dan berkontribusi terhadap pembentukan pendidikan Islam yang kita kenal saat ini. Bagian Kedua menguraikan Sejarah Pemikiran Pendidikan Islam dari berbagai perspektif ulama dan tokoh penting. Bab VIII hingga Bab XVIII mengulas pemikiran pendidikan Islam menurut Rasulullah SAW, para sahabat, serta para ulama klasik dan kontemporer, seperti Imam Ibnu Sina, Imam Ibnu Khaldun, Imam Muhammad Abduh, hingga tokoh-tokoh modern seperti Imam Tariq Ramadan dan Syafruddin Amir. Bagian ini bertujuan untuk menelusuri evolusi pemikiran pendidikan Islam yang terus berkembang dan relevan hingga masa kini.

Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi mahasiswa, akademisi, serta semua pembaca yang tertarik untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang sejarah peradaban dan pemikiran pendidikan Islam.

Add to Wishlist

SEMARANG LEMAHE AMBLES: Membangun Pengetahuan Sosial dari Pengalaman Sehari-hari Warga tentang Amblesan Tanah di Pesisir Semarang

“Amblesan tanah itu seperti Anda bermain tetris. […] [Ketika] Anda kehilangan air, selangkah demi selangkah, tanah Anda akan tenggelam, atau tanah Anda ambles. Tidak terlalu cepat seperti tetris, tentu saja, tapi perlahan-lahan ia bergerak turun karena kehilangan air dan [air] tidak terisi kembali dengan cepat. Jadi, Anda tetap kehilangan air dan [tanah] menjadi tidak stabil.” -Thomas Putranto, Akademisi Universitas Diponegoro.

“Problem sekarang itu tanah memang turun. Tanggul tambak ambles, diuruk lagi. Ambles lagi. Ditambah abrasi, tanah ambles, makanya rob terus masuk. Lalu tanggul jebol, ikan hilang, hanyut. Petambak rugi, lalu menjual tambak-tambak ke perusahaan. Yang terjual sudah lebih dari 80%.”-Mujtahid, Warga Mangunharjo.

Add to Wishlist

Seni Berpikir Kritis

Buku ini tidak bermaksud menjelaskan semuanya secara konseptual. Saya hanya ingin bercerita saja, karena ini berangkat dari kegelisahan saya selama ini bahwa ternyata masih ada yang tidak pas dari cara berpikir kita. Tentu saja ini dalam perspektif saya. Maka, sosok Socrates, Sang Pemikir Besar yang pernah dimiliki dunia, dihadirkan di buku ini sebagai respon terhadap masih maraknya ‘pembungkaman’ kebebasan berpikir di zaman ini, yang bahkan masih terjadi di ruang-ruang kelas. Sehingga akhirnya melahirkan generasi yang pasif dengan cara pandang yang tidak kritis.

Socrates hanya ‘orang biasa’, dituduh meracuni pikiran kaum muda ketika itu, hingga ia harus mati meminum racun. Jasadnya memang mati, namun tidak untuk pemikiran filosofisnya. Pemikiran kritisnya tetap hidup dan terus dibahas oleh para cendekiawan, karena teknik eclenchus tetap relevan hingga kini di tengah zaman digital yang banjir informasi.

Kita bisa belajar darinya tentang bagaimana dialog bisa melahirkan tidak hanya sikap, namun juga pemikiran yang kritis. Bukan kritis yang mencari-cari kesalahan, pun soal anti atau hal yang kontradiktif. Namun kita tahu dan sadar sepenuhnya bahwa ada hal-hal lain yang belum pas, kemudian kita pertanyakan lagi. Mempertanyakan berarti mengerti bahwa ada sesuatu yang perlu dikaji ulang, diperjelas dan dikomunikasikan kembali. Sederet pertanyaan dalam diskusi rasional yang disiapkan membawa kita pada praktik berpikir kritis, hingga melahirkan jawaban dan bukti yang pasti dan menjadi dasar kita mengambil kesimpulan atau keputusan.

Add to Wishlist

SENI BERTAHAN DI RIMBA BIROKRASI

Birokrasi. Mendengar satu kata itu, apa yang terlintas di benak Anda? Mungkin tumpukan kertas yang menggunung, prosedur yang berbelit-belit, atau citra sebuah mesin raksasa yang bergerak lamban dan kaku. Selama bertahun-tahun, dunia birokrasi memang sering kali dipandang sebelah mata, dianggap sebagai dunia yang dingin dan tidak manusiawi.

Semua kisah yang terangkum di sini disajikan dengan balutan humor. Tujuannya tidak pernah bermaksud menyinggung individu atau institusi mana pun. Humor adalah cara terbaik untuk melakukan autokritik, sebuah cermin untuk melihat absurditas dan kekurangan kita bersama tanpa perlu merasa dihakimi.

Pada akhirnya, buku ini adalah sebuah undangan: undangan untuk menertawakan diri sendiri, untuk merenung, dan untuk melihat dunia birokrasi dari sudut pandang yang berbeda. Semoga, melalui tawa dan refleksi ini, kita bisa menemukan celah-celah kecil untuk perbaikan, agar dunia birokrasi menjadi lebih baik ke depannya.

Add to Wishlist

Seni Lukis Lirisme dan Gerakan Seni Rupa Baru Indonesia

Buku berjudul “Seni Lukis Lirisisme dan Gerakan Seni Rupa Baru Indonesia” ini mengkaji perkembangan sejarah seni rupa modern Indonesia dengan fokus pada dialektika antara Seni Lukis Lirisisme dan Gerakan Seni Rupa Baru Indonesia (GSRBI) dalam rentang waktu 1966–1979. Kajian ini berangkat dari pemahaman bahwa praktik seni tidak dapat dipisahkan dari konteks sosial, politik, ekonomi, dan budaya yang membentuknya. Seni lukis lirisisme dipahami sebagai manifestasi paradigma humanisme universal dengan keberagaman gaya, yang menekankan kebebasan ekspresi personal, eksplorasi emosi, dan kecenderungan estetis, yang berkembang kuat pada awal masa Orde Baru. Sebaliknya, GSRBI hadir sebagai kritik terhadap estetisme tersebut dengan mengusung paradigma estetik baru, dan ungkapan berbagai konsep yang lebih kontekstual, kritis, dan berpihak pada persoalan sosial-politik aktual.

Buku ini menggunakan pendekatan sejarah sosial seni serta kerangka teoretis multidisipliner (sosiologi, politik, dan budaya), didukung oleh studi pustaka, analisis artefak karya seni, serta sumber lisan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pergeseran paradigma estetik dari lirisisme menuju seni rupa baru bukan hanya perubahan gaya visual, melainkan juga refleksi perubahan kesadaran sosial, struktur dunia seni, dan relasi kuasa dalam kebudayaan Indonesia modern.

 

Add to Wishlist

Seputih Bunga Kaca Piring

Kumpulan kisah ini terangkai menjadi sebuah romansa yang terjalin sarat makna. Sebuah romantika kehidupan yang memang tak pernah luput dari rinai nestapa dan rintik bahagia. Ada tawa yang bersenandung meskipun tak jarang bulir netra ikut berkidung. Kumpulan tulisan ini murni hasil imajinasi. Keseluruhan setting dan nama tokoh merupakan khayalan, jika ada kesamaan hanya bersifat kebetulan belaka. Semoga hadirnya tulisan sederhana dalam kumpulan cerita pendek ini bisa bermanfaat bagi kita, terutama menjadi pengingat bahwa kebaikan, ketulusan, dan keikhlasan akan selalu bermuara pada kebahagiaan.

Add to Wishlist

Seraphim: Mbah Putri dan Bapatua

Buku ini adalah hasil eksplorasi kreatif dari penulis yang berhasil merajut dunia fantasi penuh makna dengan nuansa mitologi dan spiritualitas yang mendalam. Dalam setiap lembar halaman, pembaca diajak menjelajahi kisah tentang perjuangan, pengorbanan, dan pencarian jati diri di tengah badai kehidupan yang diwarnai oleh elemen-elemen mitologis yang kaya. Karakter-karakter seperti Mbah Putri, Gazal, Eliyah, dan para makhluk laut menjadi cerminan nilai-nilai universal yang menyentuh hati. Kami percaya bahwa karya ini bukan sekadar bacaan hiburan, tetapi juga sebuah perjalanan batin yang menginspirasi dan mengajak refleksi diri. Kisahnya sarat dengan pesan-pesan kehidupan yang relevan bagi segala usia.