Buku ini disusun agar dapat menjadi referensi bagi sejumlah kalangan yang berkepentingan dengan ilmu manajemen secara umum, dan tatanan organisasi perusahaan secara khusus. Perkembangan teknologi digital yang diimbangi dengan kemajuan cara berpikir manusia telah mengubah banyak hal; termasuk model-model ilmu manajemen yang semula dianggap “cara konservatif” telah bergeser ke arah “globalisasi-digitalisasi”. Cara manusia bekerja yang berpola normatif kini pun telah bergeser menjadi pola adaptif. Tuntutan pelaku pasar, para stakeholder akibat tekanan pasar globalisasi juga menjadikan manusia mengerahkan energi potensial dalam bekerja. Sungguh, ada banyak hal baru yang didapat dari hasil riset beberapa kasus dan ulasan dalam buku referensi ini sehingga mampu berkontribusi pada siapa saja yang memerlukannya.
Buku ini hadir didasari oleh kebutuhan para pencinta alam untuk memiliki bekal informasi dan petunjuk yang lengkap. Tujuannya adalah agar mereka bisa beroperasi dengan aman, memahami cara menjaga kelestarian lingkungan dan alam, serta menjamin kegiatan di alam bebas dapat terus berjalan. Bagi para pencinta alam, memiliki panduan ini sangat penting karena mencakup tiga fokus utama, yaitu bagaimana menjaga keselamatan diri, bagaimana memastikan alam tetap lestari, dan bagaimana kegiatan di alam bebas bisa berkelanjutan tanpa merusak lingkungan.
Isi buku mencakup semua topik dasar yang wajib dikuasai oleh seorang pencinta alam. Materi yang disajikan dimulai dari hal-hal yang bersifat manajerial seperti dasar teori organisasi dan manajemen perjalanan untuk perencanaan yang baik. Kemudian, beralih ke keterampilan vital saat menghadapi kondisi darurat, yaitu Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) dan teknik survival atau bertahan hidup. Selain itu, buku ini membahas kemampuan teknis khusus seperti Ilmu Medan Peta dan Kompas (IMPK), prosedur Search and Rescue (SAR), serta keterampilan di berbagai medan ekstrem seperti rock climbing (panjat tebing), caving (penelusuran gua), dan arung jeram.
Meskipun dibuat secara khusus untuk mendampingi para pencinta alam, materi buku sangat relevan dan bermanfaat untuk khalayak yang lebih luas. Setiap orang yang tertarik pada kegiatan alam bebas dan ingin belajar teknik dasar secara aman dan bertanggung jawab, termasuk dalam hal Lingkungan hidup seperti konservasi dan pengelolaan sampah, akan mendapatkan manfaat dari buku ini. Dengan isi yang lengkap dan terstruktur, buku ini dapat menjadi referensi yang sangat baik bagi siapa saja yang ingin menjelajahi dan mencintai alam dengan benar.
Buku ini memberikan gambaran dan penjelasan kepada masyarakat tentang berbagai jenis pelabuhan yang banyak dan tersebar luas di Indonesia. Buku ini sangat bagus terutama kepada masyarakat yang tinggal jauh dari pesisir laut dan tidak bersentuhan langsung dengan dunia perkapalan dan perikanan. Penjelasan secara mudah dan nyata dilengkapi dengan data dan hasil foto diharapkan dapat memudahkan para pembaca dari berbagai kalangan untuk lebih mudah memahami isi yang terkandung didalam buku ini. Bukan hanya membahas tentang berbagai jenis pelabuhan, di dalam buku ini juga menjelaskan tentang beragam jenis ikan yang ada dalam perairan serta berbagai macam alat tangkap ikan yang digunakan oleh para nelayan untuk mencari hasil tangkapan yang kemudian diperjualbelikan kepada masyarakat. Harapannya buku ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca dari banyak kalangan.
Dalam novel ini di-spill salah satu cara memantaskan diri untuk menjadi tamu undangan ar-Rahman adalah dengan menjaga perut dari hal yang haram. Tak dipungkiri dalam bermuamalah, baik dalam profesi atau aktivitas lainnya tak jarang harus bersinggungan dengan hal-hal yang melawan hati nurani, kaidah agama dan undang-undang. Allah telah menjamin ganti yang lebih baik, lebih halal, dan lebih banyak dari setiap hal haram yang ditinggalkan karena takut pada-Nya. “Barang siapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Dia akan menggantinya dengan yang (jauh) lebih baik”, hadis yang sekaligus menjadi ruh novel ini. Garansi Surga telah Allah siapkan melalui lisan Rasulullah yang maksum bagi mereka yang menjaga mulut dan kemaluannya dari hal yang haram, “Barang siapa yang dapat menggaransikan mulut dan kemaluannya dari hal yang haram, maka aku mengaransikan baginya Surga”. Akan selalu ada tokoh Maryam di setiap masa. Mereka, para pejuang haji dan umrah. Keterbatasan finansial tak menjadi penghalang untuk mewujudkan impian.
Sebagai seorang santri Mas Arief menyadari, segala potensi yang dimiliki Blora harus kembali lagi ke masyarakat dalam bentuk kesejahteraan. Untuk itu potensi perlu dikembangkan. Namun pengambangan potensi yang dimiliki Kabupaten Blora tak berarti apa-apa tanpa manajemen pengelolaan yang baik dan benar. Di tangan Mas Arief Rohman, Blora mulai berubah dan bergerak maju menjawab tantangan zaman.
Buku ini mencoba mengurai cerita di balik langkah-langkah strategis yang sudah dan akan dilakukan Mas Arief saat memimpin Blora. Tim Penulis berharap, buku kecil ini mampu memberikan inspirasi dan pengetahuan bagi para pembaca, khususnya anak-anak muda Blora, untuk mau ikut berkolaborasi ‘Sesarengan mBangun Blora Berkelanjutan’, yang bermuara pada tercapainya visi Indonesia Emas 2045.
Buku ini terdiri dari 8 bab. Dimulai dari Bab I menjelaskan tentang urgensi masjid bagi umat Islam, Bab II menjelaskan konsep pendidikan masjid, Bab III membahas tentang masjid sebagai pusat pendidikan Islam masa klasik, Bab IV menjelaskan hubungan pendidikan masyarakat berbasis masjid, Bab V menjelaskan pendidikan Islam di masjid, Bab VI menganalisis masjid dan pesantren di Lombok, Bab VII membahas tentang indigenous masjid dan pesantren di Lombok dan Bab VIII masjid sebagai ritual keagamaan masyarakat Sasak di Lombok. Penulisan di dalam buku ini, di setiap bab yang ada di dalamnya tersusun sedemikian rupa secara sistematis yang memudahkan para pembaca dalam membaca dan memahami isi buku ini. Setelah penyusunan buku ini penulis berharap akan ada kelanjutannya yang bersifat membangun dan baik.
Buku ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan memanfaatkan media game digital yang berbasis karakter mengacu Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin (P5 PPRA) sebagai sarana pendukung pembelajaran. Dengan memadukan karakter-karakter yang disukai oleh anak-anak dengan konten pendidikan yang relevan, diharapkan dapat memperkuat motivasi belajar mereka.
Karakter-karakter dalam game digital yang disajikan dalam buku ini dipilih secara cermat berdasarkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif, dan karakter-karakter mengacu Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin (P5 PPRA) yaitu berkeadaban (ta’addub), keteladanan (qudwah), kewarganegaraan dan kebangsaan (muwaṭanah), mengambil jalan tengah (tawassuṭ), berimbang (tawāzun), lurus dan tegas (i’tidāl), kesetaraan (musāwah), musyawarah (syūra), toleransi (tasāmuh), dan dinamis dan inovatif (tathawwur wa ibtikâr). Selain itu, strategi pengembangan game yang disertakan di sini diharapkan dapat membantu para guru dalam merancang aktivitas belajar yang mengasyikkan dan mendidik.
Buku ini berjudul “Melukis Masa Depan Pendidikan Indonesia yang Berkemajuan dan Berkeadaban”. Tema ini diangkat dalam buku ini untuk memberikan landasan berpikir dan catatan kritis tentang pendidikan di Indonesia secara umum. Berbagai isu diangkat di dalam buku ini mulai dari yang bersifat konseptual dan implementatif. Keberagaman judul yang disampaikan dalam buku ini merupakan ekspresi dan aktualisasi dari penulis untuk memberikan perspektif tentang dinamika dan fenomena pendidikan di Indonesia. Melukis masa depan pendidikan Indonesia yang berkemajuan dan berkeadaban sebagai bentuk refleksi pemikiran dan hasil studi yang telah dilakukan oleh para penulis diharapkan dalam memberikan warna dalam khasanah pengetahuan tentang pendidikan di Indonesia.
Memahami Isu Global Kontemporer mengelaborasi 24 isu global yang menjadi perhatian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Isu global tersebut sering dibaca di media, akan tetapi tidak semua memahaminya dengan baik. Buku ini berupaya sebagai pengantar untuk memahami isu global tersebut.
Buku dimulai dengan beberapa isu seperti pengungsi, melawan terorisme, dekolonisasi, mengakhiri kemiskinan, perdamaian dan keamanan, hak asasi manusia, dan kesetaraan gender. Selain itu, juga membahas isu hukum internasional dan keadilan, migrasi internasional, demokrasi, populasi, kepemudaan, big data untuk pembangunan berkelanjutan, Keselamatan anak dan remaja di Internet, energi atom, pelucutan senjata dan kesehatan. Buku ini juga membahas terkait pangan, penuaan, AIDS, Afrika, lautan dan hukum kelautan, air dan perubahan Iklim.
Buku ini penting dibaca oleh masyarakat umum yang berminat untuk memahami isu-isu global kontemporer. Pemahaman akan isu global memberi nutrisi pada pemikiran kita terkait hal-hal besar yang terjadi di planet bumi yang sedikit banyaknya akan berpengaruh pada masyarakat dunia.
Kampus seharusnya menjadi ruang yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh sivitas akademika. Namun, fakta menunjukkan bahwa berbagai bentuk kekerasan seksual masih terjadi dan hal tersebut sering kali disertai budaya diam, relasi kuasa yang timpang, dan praktik victim blaming. Kondisi ini memperparah penderitaan korban sekaligus menghambat upaya pencegahan. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tidak hanya menitikberatkan pada regulasi, tetapi juga pada transformasi budaya kampus melalui pendidikan psikologis dan sosial yang berkelanjutan.
Buku ini kami susun dengan mencoba menawarkan jawaban dengan menghadirkan konsep psikoedukasi sebagai strategi intervensi yang efektif. Psikoedukasi tidak hanya memberikan pengetahuan kognitif tentang kekerasan seksual, tetapi juga membekali mahasiswa dan komunitas kampus dengan keterampilan emosional, dukungan sebaya, hingga langkah konkret dalam menghadapi situasi darurat. Melalui pendekatan ini, mahasiswa bukan hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga agen perubahan dalam menciptakan kampus yang lebih aman.
Isi buku ini disusun secara sistematis, dimulai dari kerangka teoritis dan regulasi, hingga konsep psikoedukasi dalam konteks pencegahan kekerasan seksual. Selanjutnya, pembaca akan diajak untuk memahami model intervensi berbasis psikososial, strategi implementasi di perguruan tinggi, hingga sesi praktik berupa simulasi dan role play. Harapannya, buku ini dapat menjadi panduan praktis yang aplikatif, baik bagi mahasiswa, dosen, Satgas PPKS, maupun pemangku kebijakan kampus.
Buku tentang Character Building ini hadir sebagai panduan untuk para pembaca yang peduli dengan pengembangan diri dan peningkatan karakter pribadi. Di zaman yang penuh tantangan ini, perhatian terhadap karakter dan nilai-nilai moral menjadi semakin penting. Kita hidup dalam masyarakat yang kompleks dan beragam, di mana setiap individu harus memiliki fondasi karakter yang kuat untuk menghadapi berbagai situasi dan mengambil keputusan yang tepat. Oleh karena itu, buku ini hadir untuk memberikan panduan dan inspirasi dalam membangun karakter yang unggul di berbagai aspek kehidupan, terutama di lingkungan perguruan tinggi.
Buku ini merupakan panduan komprehensif yang menggali peran penting literasi dalam meningkatkan mutu pendidikan. Melalui pemahaman mendalam tentang konsep membaca dan praktik terbaik dalam konteks pendidikan, buku ini bertujuan untuk memberikan panduan praktis bagi para pendidik, orang tua, dan pembuat kebijakan. Dalam setiap babnya, pembaca akan dibawa untuk memahami betapa esensialnya membaca dalam proses pendidikan, serta bagaimana membangun lingkungan yang mendukung keterampilan membaca siswa. Mulai dari strategi menciptakan lingkungan membaca yang kondusif hingga teknik-teknik membaca efektif, buku ini dirancang untuk menginspirasi perubahan positif dalam praktik pendidikan sehari-hari. Bagian “Best Practice Membaca dalam Pendidikan” menguraikan definisi best practice dan menyajikan studi kasus implementasi di sekolah dasar, serta menawarkan tahapan implementasi dan evaluasi untuk memastikan keberhasilan dalam meningkatkan budaya membaca di lingkungan pendidikan. Buku ini juga menawarkan rekomendasi praktis untuk meningkatkan budaya membaca, baik bagi sekolah dan guru, pemerintah dan pembuat kebijakan, serta orang tua dan masyarakat secara luas. Diharapkan bahwa langkah-langkah strategis yang disajikan akan memberi dorongan baru untuk menciptakan masa depan pendidikan yang lebih baik.
Hukum seharusnya menjadi rumah yang melindungi setiap warga negara tanpa terkecuali. Namun, realitas sosial menunjukkan bahwa akses terhadap keadilan masih timpang: kelompok rentan, miskin, perempuan, anak, penyandang disabilitas, hingga minoritas kerap menghadapi hambatan struktural maupun kultural untuk memperoleh hak-hak dasarnya.
Buku ini hadir untuk menjawab kegelisahan tersebut. Dengan memadukan pendekatan teoritis, kerangka regulasi, hingga praktik lapangan, penulis menguraikan secara komprehensif peran advokat dan lembaga bantuan hukum dalam memperjuangkan keadilan substantif. Tidak hanya membahas aspek litigasi, buku ini juga menyoroti strategi non-litigasi, pendidikan hukum masyarakat, hingga pemanfaatan media dan teknologi dalam advokasi.
Lebih dari sekadar panduan, buku ini merupakan refleksi kritis atas perjalanan panjang gerakan bantuan hukum di Indonesia. Ia menampilkan studi kasus nyata, praktik baik, serta dilema etik yang dihadapi advokat dalam memperjuangkan hak kelompok terpinggirkan. Melalui itu semua, pembaca diajak memahami bahwa profesi advokat bukan semata profesi hukum, melainkan juga panggilan moral untuk menghadirkan keadilan sosial.
Penerbit berharap buku ini dapat menjadi rujukan penting bagi mahasiswa hukum, advokat, paralegal, aktivis, akademisi, maupun siapa pun yang peduli pada isu keadilan. Semoga kehadirannya mampu memperluas kesadaran bahwa hukum hanya akan bermakna jika benar-benar dapat diakses dan dirasakan oleh semua orang, terutama mereka yang paling rentan.
UMKM pangan lokal memegang peranan penting dalam perekonomian daerah sekaligus pelestarian budaya kuliner Nusantara. Namun di era persaingan global dan transformasi digital, UMKM tak lagi cukup hanya bertahan, mereka perlu naik kelas dan berorientasi pasar internasional. Buku ini menyajikan panduan menyeluruh untuk pelaku UMKM pangan lokal agar mampu memahami peran strategis UMKM, menganalisis pasar dan peluang ekspansi, hingga membangun daya saing berbasis kualitas dan inovasi.
Anda akan diajak menyusun strategi produk dan harga yang relevan dengan tren pasar, memperkuat bisnis dengan pemasaran digital, dan mengoptimalkan promosi yang efektif. Pembahasan dilanjutkan dengan cara membangun branding UMKM pangan lokal, serta pentingnya manajemen SDM dan analisis lingkungan bisnis Pada bagian terakhir, buku ini membuka cakrawala UMKM menuju global lewat strategi ekspor-impor dan kemitraan internasional. Ditulis dengan pendekatan praktis dan bahasa yang komunikatif, buku ini menjadi referensi penting dan relevan tidak hanya bagi pelaku UMKM, tetapi juga bagi pemerintah daerah, pendamping usaha, akademisi, dan mahasiswa. Buku ini juga dapat dijadikan panduan dalam merancang kebijakan, kurikulum, maupun program pemberdayaan UMKM yang berkelanjutan dan berorientasi global. Naik kelas, go digital, dan menembus pasar global, semuanya dimulai dari sini!
Bagaimana iman dapat membumi dalam kehidupan nyata mahasiswa di perguruan tinggi? Buku ini menghadirkan strategi pengembangan religiositas yang relevan dengan tantangan zaman, khususnya di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ’Aisyiyah. Dengan pendekatan yang sistematis, karya ini membahas peran pendidikan tinggi dalam menanamkan nilai-nilai spiritual,memperkuat identitas keislaman, dan menumbuhkan karakter religius di tengah dinamika modernitas.Ditulis dengan gaya yang komunikatif, buku ini tidak hanya menjadi panduan bagi para pendidik dan pengelola kampus, tetapi juga inspirasi bagi mahasiswa untuk menjadikan iman sebagai pijakan dalam akademik, sosial, dan spiritualitas sehari-hari. Sebuah ikhtiar intelektual dan spiritual untuk mewujudkan generasi muda muslim yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Buku ini hadir untuk mengeksplorasi salah satu upaya kontekstualisasi tasawuf di era modern melalui pemikiran dan inovasi spiritual Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khalidi dalam Tarekat Naqsyabandiyah. Sebagai seorang tokoh spiritual kontemporer dari Aceh, Abuya Amran Waly telah memberikan kontribusi signifikan dalam upaya membumikan ajaran tasawuf klasik ke dalam konteks kekinian. Melalui Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTTI) dan pengembangan Ratèb Siribéé, beliau telah menunjukkan bahwa ajaran spiritual Islam dapat adaptif terhadap kebutuhan masyarakat modern tanpa kehilangan kedalaman maknanya.
Keunikan pemikiran Abuya Amran Waly terletak pada kemampuannya menyintesiskan berbagai elemen tasawuf – dari tradisi Naqsyabandiyah Khalidiyah hingga konsep wahdatul wujud – ke dalam formulasi yang lebih mudah dipahami masyarakat kontemporer. Upayanya mengintegrasikan dimensi syariat dan hakikat, serta inovasinya dalam metode dakwah dan pengajaran, menawarkan model spiritualitas yang menjanjikan di tengah kompleksitas kehidupan modern.
Buku ini merupakan hasil penelitian mendalam terhadap pemikiran dan kontribusi Abuya Amran Waly dalam perkembangan tasawuf kontemporer di Indonesia. Melalui analisis terhadap karya-karya dan aktivitas spiritualnya, buku ini berupaya menghadirkan perspektif baru dalam memahami dinamika tasawuf di era modern. Pembahasan tidak hanya mencakup aspek teoretis pemikiran tasawuf, tetapi juga dimensi praktis dan implikasinya dalam kehidupan sosial-keagamaan.
Hadirnya buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi berharga bagi diskursus tasawuf kontemporer di Indonesia. Selain itu, buku ini juga diharapkan dapat menjadi rujukan bagi para pegiat spiritual, akademisi, maupun pembaca umum yang tertarik memahami bagaimana ajaran tasawuf klasik dapat direvitalisasi dan direlevansikan dengan konteks kekinian.