INTEGRASI BUDAYA JAWA DAN NILAI-NILAI ISLAM MENURUT SULTAN AGUNG

Buku ini mengajak pembaca menelusuri jejak panjang perjumpaan Islam, tasawuf, dan Kejawen dalam tradisi intelektual serta budaya Jawa. Berangkat dari khazanah pustaka Jawa dan pemikiran tasawuf klasik, khususnya ajaran Ibnu ‘Arabi, buku ini mengungkap bagaimana konsep-konsep metafisis Islam—seperti hakikat wujud, insan kamil, tajalli, dan kesatuan Tuhan, manusia, serta alam semesta—mengalami proses dialektika dengan kearifan lokal Nusantara.

Kajian ini semakin diperdalam melalui pembacaan kritis terhadap naskah Serat Sastra Gending, karya monumental pada masa Sultan Agung Hanyokrokusumo. Sultan Agung ditampilkan bukan hanya sebagai penguasa politik, tetapi juga sebagai pemikir spiritual dan kultural yang berhasil merumuskan konsepsi integratif antara Islam dan tradisi Jawa. Integrasi tersebut tampak dalam berbagai aspek kehidupan sosial, budaya, hukum, hingga simbol-simbol spiritual seperti huruf, penanggalan, ritus Sekaten, serta ajaran manunggaling kawula Gusti.

Dengan pendekatan historis, filosofis, dan filologis, buku ini menawarkan refleksi mendalam tentang harmoni Islam–Jawa sebagai sebuah proses kreatif yang kaya makna. Karya ini menjadi rujukan penting bagi pembaca yang tertarik pada studi Islam Nusantara, tasawuf, kebudayaan Jawa, serta dinamika integrasi nilai-nilai spiritual dalam konteks lokal.

Add to Wishlist

Deskripsi

INTEGRASI BUDAYA JAWA DAN NILAI-NILAI ISLAM

MENURUT SULTAN AGUNG

Penulis : Mohamad Arief Khumaidi

Editor: Muhamad Tamamul Iman

Tata Letak Isi : Zam Zam Iskandar

Desain Sampul: Naimatun Nihayah

Diterbitkan oleh: MATA KATA INSPIRASI

x + 526 halaman; 15,5 cm x 23 cm

Cetakan Pertama, Januari 2026

ISBN: (PROSES)