Seni Lukis Lirisme dan Gerakan Seni Rupa Baru Indonesia

Buku berjudul “Seni Lukis Lirisisme dan Gerakan Seni Rupa Baru Indonesia” ini mengkaji perkembangan sejarah seni rupa modern Indonesia dengan fokus pada dialektika antara Seni Lukis Lirisisme dan Gerakan Seni Rupa Baru Indonesia (GSRBI) dalam rentang waktu 1966–1979. Kajian ini berangkat dari pemahaman bahwa praktik seni tidak dapat dipisahkan dari konteks sosial, politik, ekonomi, dan budaya yang membentuknya. Seni lukis lirisisme dipahami sebagai manifestasi paradigma humanisme universal dengan keberagaman gaya, yang menekankan kebebasan ekspresi personal, eksplorasi emosi, dan kecenderungan estetis, yang berkembang kuat pada awal masa Orde Baru. Sebaliknya, GSRBI hadir sebagai kritik terhadap estetisme tersebut dengan mengusung paradigma estetik baru, dan ungkapan berbagai konsep yang lebih kontekstual, kritis, dan berpihak pada persoalan sosial-politik aktual.

Buku ini menggunakan pendekatan sejarah sosial seni serta kerangka teoretis multidisipliner (sosiologi, politik, dan budaya), didukung oleh studi pustaka, analisis artefak karya seni, serta sumber lisan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pergeseran paradigma estetik dari lirisisme menuju seni rupa baru bukan hanya perubahan gaya visual, melainkan juga refleksi perubahan kesadaran sosial, struktur dunia seni, dan relasi kuasa dalam kebudayaan Indonesia modern.

 

Add to Wishlist

Deskripsi

Seni Lukis Lirisme dan Gerakan Seni Rupa Baru Indonesia

Penulis : M. Agus Burhan

Editor : Muthmainnatun Nur Khikmah

Tata Letak Isi : Muthmainnatun Nur Khikmah

Desain Sampul : Salsabila Balqis Wijaya

Diterbitkan oleh: MATA KATA INSPIRASI

x + 142 halaman; 15,5 cm x 23 cm

Cetakan Pertama, Januari 2026

ISBN: (PROSES)